Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua berkomitmen penuh untuk mentransformasi aset wakaf tradisional menjadi mesin penggerak ekonomi yang produktif. Komitmen ini diperkuat melalui keikutsertaan jajaran Bidang Zakat dan Wakaf dalam forum nasional “Program Kota Wakaf” secara virtual dari Ruang Rapat Amsal Yowei, Rabu (06/05/2026).

Langkah strategis ini merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk melahirkan klaster ekonomi berbasis kawasan di seluruh Indonesia.

Target Satu Provinsi, Satu ‘Kota Wakaf’

Program Kota Wakaf didesain sebagai gerakan berkelanjutan selama 3 tahun yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Pemerintah pusat menargetkan minimal ada satu prototipe Kota Wakaf di setiap provinsi.

Kepala Pusat Kajian Strategis BAZNAS RI, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D., menegaskan bahwa program ini bertujuan mengubah paradigma lama tentang wakaf.

Baca Juga :  Kemenag Targetkan Dana BOS Madrasah dan BOP RA Rp 4,5 Triliun Cair Sebelum Lebaran 2026

“Kita ingin wakaf tidak hanya dipahami sebatas tanah kuburan atau bangunan masjid, tetapi menjadi gerakan sosial-ekonomi yang produktif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Hasbi.

Pendaftaran Dibuka: Papua Masuk Skala Prioritas

Tim Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Andayani, M.Si., mengungkapkan bahwa pendaftaran Program Kota Wakaf ini dibuka dari 29 April hingga 20 Mei 2026.

Tahun ini, Kemenag memberikan prioritas khusus bagi 24 provinsi yang belum memiliki Kota Wakaf—termasuk Papua—untuk segera mengajukan wilayahnya. Mengingat program ini berbasis kolaborasi, Kemenag tidak bisa berjalan sendiri dan wajib menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda), Bank Indonesia, BAZNAS, hingga Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Baca Juga :  Kali Acay Penuh Sampah: Jayapura di Tengah Darurat Plastik dan Banjir

11 Indikator Penilaian Kota Wakaf

Untuk menyukseskan program ini, Sub Koordinator Program Kota Wakaf, Achmad Soleh, memaparkan 11 indikator utama yang wajib dipenuhi oleh daerah pengusul:

Edukasi & Legalitas: Sosialisasi, literasi, gerakan wakaf uang, sertifikasi tanah wakaf, dan papanisasi.

Manajemen: Sertifikasi nazir (minimal 3 nazir bersertifikat SKKNI) serta pembinaan nazir.

Aksi Nyata: Revitalisasi aset, pelatihan wakaf produktif (sektor pertanian, peternakan, UMKM/pesantren), serta dukungan penuh dari Pemda melalui Surat Keputusan (SK).

Melalui momentum ini, Kanwil Kemenag Papua siap membangun sinergi lintas sektor guna mengamankan aset hukum wakaf sekaligus menghidupkan ekosistem ekonomi syariah yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan
MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda
BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 06:44 WIB

Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:21 WIB

Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya