Jayapura,Papuaterdepan.com– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura mengambil langkah tegas dengan menahan gaji enam guru yang diketahui tidak pernah masuk kerja dalam waktu lama, bahkan hingga bertahun-tahun.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan diambil secara sepihak, melainkan berdasarkan aturan kepegawaian yang berlaku. Ia mengungkapkan, para guru tersebut telah beberapa kali dipanggil dan diingatkan, namun tidak menunjukkan perubahan.
“Saya sudah ingatkan berkali-kali. Ada enam guru yang gajinya kami tahan karena tidak pernah masuk, bukan hanya hitungan hari atau bulan, tapi sampai tahun,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia juga menceritakan salah satu kejadian ketika seorang guru datang meminta agar gajinya dibuka blokirnya. Namun, menurutnya, yang bersangkutan tidak menunjukkan sikap disiplin, termasuk dalam hal berpakaian yang tidak sesuai ketentuan sebagai ASN.
“Datang minta buka blokir, tapi tidak menunjukkan sikap menghargai aturan. Cara berpakaian saja tidak sesuai. Ini kan menjadi contoh yang tidak baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemblokiran gaji bukan keputusan pribadi, melainkan konsekuensi dari pelanggaran disiplin ASN. Bahkan, ia menyebut ada kasus lain di mana hingga delapan ASN diberhentikan, yang juga merupakan bagian dari penerapan aturan, bukan kebijakan individu.
“Ini bukan saya yang buat-buat. Semua ada aturan kepegawaian. Kalau melanggar, pasti ada sanksinya,” katanya.
Meski demikian, ia tetap mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menjadikan hal ini sebagai pembelajaran bersama. Disiplin dan kepatuhan terhadap aturan, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pendidikan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga tata usaha di sekolah, khususnya di SMA Negeri 2 Jayapura, yang selama ini tetap menunjukkan dedikasi dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
“Saya percaya sebagian besar guru di sini rajin dan bertanggung jawab. Mari kita jaga bersama, supaya sekolah ini semakin baik,” tutupnya.(Redaksi)









