Jayapura, Papuaterdepan.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai Universitas Muhammadiyah Papua telah menunjukkan peran nyata dalam pembangunan sektor pendidikan di Tanah Papua, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.
Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Setiyo Wahyudi, dalam sidang terbuka senat wisuda sarjana dan pascasarjana Ilmu Komunikasi di Jayapura, Selasa, mengatakan kontribusi perguruan tinggi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas SDM.
“Kontribusi ini menjadi bagian penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing serta berkarakter,” ujarnya.
Menurut dia, pendidikan merupakan pondasi utama dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah, sekaligus menjadi kunci dalam melahirkan generasi yang mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi Papua di berbagai sektor.
Ia menekankan para lulusan perguruan tinggi, termasuk dari Universitas Muhammadiyah Papua, diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta semangat untuk membangun daerah.
“Sehingga kami berharap para lulusan menjadi agen perubahan, berperan aktif mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya,” katanya.
Setiyo menjelaskan momentum wisuda tersebut sekaligus meneguhkan komitmen Universitas Muhammadiyah Papua dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan integritas.
Menurut dia, dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, sangat diperlukan agar kampus tersebut terus berkembang sebagai salah satu motor penggerak peningkatan kualitas SDM di Bumi Cenderawasih.
“Kami berharap ke depan ada dukungan dari berbagai pihak agar kampus ini terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM di Papua,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Papua, Rustamadji, mengatakan lulusan yang dihasilkan memiliki kualitas yang sejajar dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.
Ia menjelaskan mayoritas mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Papua merupakan putra-putri asli Papua, sehingga hal ini menjadi bukti nyata komitmen institusi tersebut dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.
“Ini menunjukkan bahwa anak-anak asli Papua mampu bersaing dan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan lulusan dari daerah lain,” katanya.
Rustamadji menambahkan para lulusan memiliki peluang yang sama untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Universitas Muhammadiyah Papua pada tahun ini mewisuda sebanyak 112 lulusan dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Sarjana Angkatan XXI dan Pascasarjana Ilmu Komunikasi yang digelar di Jayapura, Selasa 21 April 2026.
Melalui momentum tersebut, diharapkan para lulusan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, serta menjadi bagian dari generasi muda Papua yang mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.(Redaksi)









