Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Provinsi Papua menutup rangkaian Pentas Seni dan Budaya Papua 2026 di kawasan Taman Budaya Expo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan kembalinya Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya Papua, tetapi juga memberi ruang bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sanggar seni, dan komunitas kreatif untuk menampilkan karya serta produk mereka kepada masyarakat.

Ketua Barisan Merah Putih RI, Max Abner Ohee, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang kebersamaan masyarakat sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi kreatif lokal.

“Kegiatan ini memberikan ruang kepada masyarakat untuk menampilkan apa yang sudah disiapkan. Sanggar-sanggar seni budaya dan UMKM juga bisa memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan sekaligus menjual produk mereka,” kata Ohee di sela kegiatan.

Menurut dia, pelibatan masyarakat menjadi tujuan utama dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan BMP Papua, baik melalui kegiatan budaya, olahraga, maupun aktivitas sosial lainnya.

Baca Juga :  Bejat Ayah Setubuhi Anak Kandung di Waena

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua dan jajaran Kepolisian Papua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Walaupun banyak kegiatan serupa dilaksanakan, tetapi Barisan Merah Putih tetap dengan maksud dan tujuan melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak, baik dari olahraga, seni budaya, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ohee berharap kegiatan pentas seni budaya dapat menjadi agenda rutin tahunan karena dinilai mampu memperkuat semangat persatuan, menjaga nilai kebangsaan, dan melestarikan budaya Papua di tengah perkembangan zaman.

Meski rangkaian utama kegiatan telah resmi ditutup, panitia masih akan melanjutkan puncak acara, Jumat (1/5/2026) berupa pesta budaya rakyat yang menghadirkan sejumlah artis Papua di kawasan Expo Waena.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Kebudayaan, Mathia Mano, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai memiliki makna strategis dalam pembangunan sosial dan budaya di Papua.

Baca Juga :  Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi

Menurut Mano, seni dan budaya bukan sekadar warisan leluhur, tetapi juga menjadi media membangun karakter generasi muda serta memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Seni dan budaya adalah kekuatan untuk menyampaikan pesan damai, mempererat persatuan, dan menjaga harmoni sosial di Papua,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Tari Internasional, Hari Integrasi Papua ke NKRI, dan Hari Pendidikan Nasional.

Dalam kesempatan itu, Mano mengajak generasi muda Papua untuk menjadi pelopor dalam menjaga nilai kebangsaan dan menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba, kekerasan, dan radikalisme.

“Saya percaya jika pemuda Papua bersatu, bergerak, dan berkarya, maka Papua akan menjadi daerah yang maju, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menegaskan, semangat kreativitas dan kolaborasi generasi muda Papua sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua dalam mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis melalui program Papua Cerah.(Naldo)

Berita Terkait

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan
BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman
Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Dampingi Anak Kampung Sosiri Belajar, Persit Berbagi Perlengkapan Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Rabu, 4 November 2026 - 13:17 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri

Rabu, 4 November 2026 - 08:54 WIB

Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya