Nasaruddin Umar Perkuat Peran Indonesia dalam Dialog Perdamaian Antaragama di Italia

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Papuaterdepan.com— Indonesia kembali membawa agenda kerukunan dan dialog antaragama ke tingkat internasional. Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan tampil dalam pertemuan perdamaian dunia yang digelar Komunitas Sant’Egidio di Assisi, Italia, pada 25–27 Oktober 2026.

Forum bertajuk *“Unarmed and Disarming Peace”* itu menjadi ruang pertemuan pemimpin agama, tokoh politik, budayawan, dan perwakilan masyarakat sipil untuk membahas upaya mengatasi konflik serta krisis kemanusiaan.

Nasaruddin Umar, yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, mengatakan kehadiran Indonesia merupakan bagian dari upaya menjadikan nilai-nilai agama sebagai kekuatan diplomasi global.

“Kita ingin menjadikan bahasa agama sebagai bahasa diplomasi untuk perdamaian, untuk kemanusiaan, dan juga untuk lingkungan,” kata Nasaruddin saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (24/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menag didampingi Staf Ahli Menteri Agama sekaligus Plt Dirjen Bimas Katolik, Adiyarto Sumardjono.

Nasaruddin dijadwalkan menyampaikan pidato dalam pembukaan forum *Opening Assembly – Unarmed and Disarming Peace* pada 25 Oktober di Umbria Fiere, Assisi. Ia juga akan memberikan pidato utama dalam sesi *Prayer, Dialogue and Peace: The Legacy of Assisi* pada 26 Oktober.

Baca Juga :  MAN IC Serpong Raih Lisensi IB dalam Setahun, Menag Sebut Prestasi Luar Biasa

Menag menegaskan, dialog lintas agama perlu menghasilkan tindakan konkret, bukan hanya kesepakatan formal. Menurutnya, pengalaman Indonesia dalam merawat keberagaman dapat menjadi pembelajaran bagi komunitas internasional.

“Dialog lintas agama tidak boleh berhenti hanya sebagai dokumen kesepakatan di atas kertas, melainkan harus ditransformasikan menjadi aksi kemanusiaan yang nyata,” ujarnya.

Ia berharap forum tersebut memperkuat pemahaman bahwa perbedaan agama dan keyakinan tidak seharusnya menjadi sumber konflik, melainkan dasar untuk membangun kerja sama dan perdamaian.

Pertemuan Assisi tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 40 tahun Hari Doa Sedunia untuk Perdamaian yang pertama kali dicetuskan Paus Yohanes Paulus II pada 1986.

Forum yang terdiri atas 24 sesi tematik tersebut dijadwalkan ditutup bersama Paus Leo XIV. Indonesia akan kembali menegaskan komitmen perdamaian melalui implementasi Deklarasi Istiqlal yang disepakati bersama Paus Fransiskus pada 2024.

Baca Juga :  Kemenag Jayapura dan Kejari Bangun Kolaborasi Jaga Harmoni Kehidupan Beragama

Adiyarto Sumardjono menjelaskan, kunjungan Menag juga mencakup agenda diplomatik di Roma dan Vatikan. Nasaruddin dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Takhta Suci Vatikan untuk membahas kerja sama, terutama dalam bidang dialog antaragama.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga akan menyampaikan undangan kepada Paus Leo XIV untuk berkunjung ke Tanah Air dan melihat kehidupan masyarakat dalam keberagaman agama.

Selain agenda diplomatik, Menag akan membahas kemungkinan kerja sama dengan PISAI (*Pontificio Istituto di Studi Arabi e d’Islamistica*), lembaga kepausan yang berfokus pada studi Arab dan Islam serta dialog Islam-Kristen.

Adiyarto mengatakan, kerja sama dengan lembaga tersebut dapat membuka peluang pengembangan kajian keagamaan dan memperluas dialog antara umat Islam dan Kristen.

Melalui rangkaian kegiatan di Assisi, Roma, dan Vatikan, Indonesia berharap dapat memperkuat posisinya sebagai jembatan dialog antaragama sekaligus mendorong penyelesaian konflik melalui pendekatan damai dan kemanusiaan.(Rilis)

Berita Terkait

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan
BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Rabu, 4 November 2026 - 13:17 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya