Diplomasi Agama Indonesia Dilirik Dunia, Menag Buka Peluang Kerja Sama dengan Italia dan Vatikan

- Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Papuaterdepan.com — Kunjungan Menteri Agama Nasaruddin Umar ke Italia dan Vatikan membuka peluang baru bagi Indonesia untuk memperluas diplomasi keagamaan di tingkat internasional. Sejumlah negara dan perguruan tinggi menyatakan minat menjalin kerja sama, terutama dalam dialog antaragama dan penguatan moderasi beragama.

Nasaruddin menyampaikan hal tersebut setelah kembali ke Indonesia, Kamis (29/10/2026). Ia mengatakan, Inggris, Australia, dan Pakistan termasuk negara yang menyatakan ketertarikan bekerja sama dengan Kementerian Agama serta Masjid Istiqlal.

Menurut Menag, perhatian tersebut menunjukkan pengalaman Indonesia dalam menjaga kerukunan dan mengelola keberagaman semakin diperhitungkan di dunia internasional.

“Pokoknya Indonesia itu sekarang jadi model, ya, terutama moderasi beragama kita,” kata Nasaruddin.

Selain kerja sama antarnegara, peluang kolaborasi juga datang dari dua universitas di Italia dan Vatikan. Salah satunya Pontificio Istituto di Studi Arabi e d’Islamistica (PISAI), lembaga yang berfokus pada studi Arab dan Islam di bawah Takhta Suci Vatikan.

Nasaruddin mengatakan, kerja sama perguruan tinggi dapat menjadi sarana pertukaran pengetahuan. Indonesia dapat berbagi pengalaman mengenai kehidupan masyarakat yang majemuk, sementara lembaga pendidikan di Vatikan memiliki koleksi literatur dan tradisi akademik yang dapat dipelajari.

Baca Juga :  Wakil Ketua MRP Max Ohee minta warga sukseskan Pilkada 2024

“Mereka berkepentingan untuk belajar ke Indonesia. Kita pun juga, saya kira, perlu belajar di Vatikan,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menag juga menyempatkan diri melihat perpustakaan Vatikan. Ia mengaku menemukan sejumlah literatur Islam yang jarang dijumpai di Indonesia maupun negara-negara Timur Tengah.

### Ekoteologi dan Pancasila jadi perhatian forum internasional

Gagasan Indonesia mengenai ekoteologi dan diplomasi keagamaan turut mendapat apresiasi dalam pertemuan internasional di Assisi.

Nasaruddin menyebut penyelenggara forum berencana menjadikan gagasan tersebut sebagai tema utama pada pertemuan berikutnya.

“Statement kita tentang ekoteologi dan tentang religious diplomacy itu nanti juga akan dijadikan tema besar yang akan datang,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, peserta juga tertarik mendalami Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa. Nasaruddin mengatakan, pembahasan mengenai Pancasila bahkan berlangsung lebih lama dari waktu pidato yang semula disediakan.

Baca Juga :  Kemenag Papua Kejar Capaian PMPZI, Satker Diminta Segera Lengkapi Eviden

Ia menilai nilai-nilai Pancasila berpotensi menjadi inspirasi universal dalam membangun kehidupan bersama di tengah perbedaan.

### Indonesia-Vatikan punya kesamaan visi kemanusiaan

Nasaruddin juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan untuk membahas hubungan bilateral dan penguatan kerja sama dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan.

Ia menyebut Indonesia dan Vatikan memiliki kesamaan pandangan mengenai perlunya membela masyarakat yang mengalami penindasan, tanpa membedakan agama maupun latar belakang.

“Bahwa siapa pun yang tertindas itu harus dibela, dari kelompok agama mana pun,” tegasnya.

Menag berharap, hasil kunjungan tersebut tidak berhenti pada komunikasi diplomatik, tetapi berkembang menjadi program konkret dalam bidang pendidikan, dialog lintas agama, dan kerja sama keagamaan.

Ia menilai hubungan Indonesia dan Vatikan memiliki potensi besar untuk terus diperkuat melalui komitmen terhadap perdamaian, kemanusiaan, dan penghormatan terhadap keberagaman.

Berita Terkait

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro
Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:32 WIB

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya