Dari Kampung Yoka, Semangat Pangan Berdaulat Digaungkan Masyarakat Adat

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Peringatan Hari Tani Nasional di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, dimanfaatkan masyarakat adat untuk menguatkan semangat kemandirian pangan melalui pemanfaatan potensi lokal yang selama ini menjadi penopang kehidupan warga.

Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Kepala Suku Makuba, Fredrick Makuba, Rabu (23/9/2026), diisi dengan pembagian 75 paket beras dan bibit cabai kepada warga sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan lumbung kampung dan ketahanan pangan masyarakat.

Mengusung tema “Masyarakat Adat sebagai Penggerak Lumbung Kampung untuk Pangan Berdaulat di Tanah Papua”, kegiatan tersebut melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, perempuan adat, serta warga setempat yang selama ini aktif mengelola kebun dan lahan pangan keluarga.

Kepala Suku Makuba, Fredrick Makuba, mengatakan masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan pangan karena sejak lama hidup berdampingan dengan alam dan mengelola sumber daya secara turun-temurun.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.

Baca Juga :  Proses Verifikasi Rampung, HIPMI Jayapura Tetapkan Satu Calon Ketua Umum

“Papua memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Tanah yang subur, hutan, sungai, dan laut adalah modal besar yang harus dijaga serta dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, penguatan lumbung kampung menjadi salah satu langkah yang perlu terus didorong agar masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah. Melalui pengembangan komoditas lokal seperti sagu, ubi, keladi, pisang, sayur-mayur dan cabai, kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Fredrick menilai pemberian bibit cabai kepada warga merupakan langkah sederhana yang diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, hasil panen juga dapat dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Kalau setiap rumah memiliki kebun yang produktif, maka ketahanan pangan akan semakin kuat. Dari kampung kita bisa membangun kemandirian dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan dari luar,” ujarnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mulai melihat sektor pertanian sebagai peluang masa depan yang menjanjikan. Menurutnya, pertanian tidak boleh dipandang sebagai pekerjaan tradisional semata, tetapi sebagai sektor ekonomi yang dapat dikembangkan melalui inovasi dan teknologi.

Baca Juga :  Gubernur Papua Minta BAZNAS Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Umat

“Anak-anak muda harus terlibat. Mereka perlu belajar mengelola lahan, mengenal tanaman lokal, dan memanfaatkan teknologi agar hasil pertanian semakin baik,” katanya.

Salah seorang warga penerima bantuan, Mama Yuliana, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengaku bantuan beras dan bibit cabai sangat membantu masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas berkebun yang menjadi sumber pangan keluarga.

“Kami senang karena selain menerima bantuan beras, kami juga mendapat bibit untuk ditanam. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengelola kebun,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Tani Nasional itu, masyarakat adat Kampung Yoka berharap kesadaran untuk mengembangkan pangan lokal terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga kampung-kampung di Papua mampu menjadi pusat produksi pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis pada kearifan lokal.(Redaksi)

Berita Terkait

Peringati Hari Tani Nasional, Warga Kayo Batu Perkuat Pangan Lokal dan Kebun Rakyat
Hari Tani Nasional, Bagaiserwar Gerakkan Masyarakat Perkuat Pangan Lokal
Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga
Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama
Keondofoloan Waena Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan
Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa
Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:51 WIB

Dari Kampung Yoka, Semangat Pangan Berdaulat Digaungkan Masyarakat Adat

Rabu, 23 September 2026 - 08:55 WIB

Peringati Hari Tani Nasional, Warga Kayo Batu Perkuat Pangan Lokal dan Kebun Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 17:53 WIB

Hari Tani Nasional, Bagaiserwar Gerakkan Masyarakat Perkuat Pangan Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 14:40 WIB

Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 11:29 WIB

Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya