Hadapi Era Digital, Kemenag Papua Minta Penyuluh Agama Islam Lebih Adaptif dan Kreatif

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, PAPUATERDEPAN.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Islam Tahun 2025 di Hotel Swiss-Bel Express, Kota Jayapura, Kamis (4/12/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Papua yang majemuk.

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua, Pembimbing Zakat dan Wakaf, Rita Wahyuningsih, menegaskan bahwa tugas penyuluh kini tidak sekadar menyampaikan materi keagamaan konvensional. Lebih dari itu, mereka adalah ujung tombak moderasi beragama.

“Peran penyuluh semakin penting untuk memperkuat pemahaman Islam yang penuh rahmat, membangun dialog dan kerja sama lintas iman, serta menghadirkan wajah agama yang meneduhkan,” ujar Rita dalam sambutannya.

Baca Juga :  Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Tantangan Digital dan Hoaks

Rita menyoroti tantangan kompleks yang dihadapi para penyuluh saat ini, mulai dari derasnya arus informasi digital, isu intoleransi, hingga penyebaran hoaks keagamaan. Oleh karena itu, penguasaan teknologi dan kreativitas dalam membuat konten dakwah menjadi syarat mutlak.

“Penyuluh harus adaptif, kreatif membuat konten dakwah, profesional memberikan layanan, serta mampu menjadi penengah dan perekat di tengah keberagaman masyarakat,” tegasnya.

Selain kemampuan digital, pendekatan kultural juga menjadi sorotan. Penyuluh diminta aktif berkolaborasi dengan tokoh adat, tokoh agama lain, dan pemuda guna menyebarkan pesan damai yang relevan dengan konteks sosial budaya Papua.

Fokus pada Metodologi Dakwah

Ketua Panitia, Mukti Rochim, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari penyuluh agama dan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Kota Jayapura.

Baca Juga :  Lanal Biak Perkokoh Soliditas TNI-Polri dan Pemda Lewat Lomba Menembak

“Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi materi dan metodologi dakwah, memperkuat peran penyuluh sebagai agen edukasi, serta membekali mereka dengan kemampuan adaptif terhadap teknologi informasi,” jelas Mukti.

Kegiatan ini didanai melalui DIPA Kanwil Kemenag Papua Tahun Anggaran 2025 dan menghadirkan narasumber dari kalangan ormas Islam serta praktisi terkait.

Turut hadir dalam pembukaan acara tersebut perwakilan dari lintas bidang, antara lain perwakilan Kabid Urusan Agama Kristen, serta perwakilan dari Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha dan Hindu, yang menunjukkan semangat inklusivitas dalam tubuh Kemenag Papua.

Berita Terkait

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat
Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi
Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua
BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha
BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat
Nobar Pancasila di Skouw Sae, Ondoafi Serukan Dukungan bagi Program Pemerintah
SMP Negeri 9 Jayapura Terapkan Ujian Berbasis CBT untuk Latih Siswa Hadapi AKM
Richard Ohee Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:04 WIB

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:24 WIB

Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:10 WIB

BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:45 WIB

BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya