Kakanwil Kemenag Papua: Zona Integritas adalah tanggung jawab kolektif ASN

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua Klemens Taran menegaskan bahwa komitmen membangun Zona Integritas (ZI) merupakan tanggung jawab kolektif seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan sekadar penggugur kewajiban administrasi.

Hal tersebut ditegaskan Klemens saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) se-Papua Raya yang digelar di Jayapura, Selasa (10/2).

“Zona integritas bukan urusan tim semata. Ini tanggung jawab kolektif seluruh ASN. Dampaknya dirasakan oleh seluruh satuan kerja,” tegas Klemens.

Kakanwil secara khusus menyoroti minimnya partisipasi satuan kerja (satker) di Papua pada tahun sebelumnya. Tercatat, hanya lima dari total 37 satker yang berhasil mengirimkan (submit) data penilaian mandiri.

Ia menginstruksikan agar rapor merah ini tidak terulang, mengingat kelalaian satu satker akan berdampak langsung pada merosotnya penilaian integritas Kanwil Kemenag Papua secara keseluruhan. Oleh karena itu, komitmen pimpinan satker dituntut sebagai fondasi utama.

Baca Juga :  Kontingen Papua Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV Manokwari, Persiapan Capai Lebih dari 90 Persen

“Kalau ada pimpinan yang tidak peduli terhadap proses ini, laporkan. Integritas itu dimulai dari atas,” ujarnya menekankan pentingnya keteladanan pimpinan.

Klemens juga mengingatkan bahwa ASN Kemenag memikul tiga peran vital sekaligus, yakni sebagai abdi negara, anggota keluarga, dan pembina umat. Berbagai keterbatasan sarana, SDM, maupun kondisi geografis Papua tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti melayani, melainkan harus menjadi pemicu lahirnya inovasi.

Terkait tenggat waktu, Kakanwil menginstruksikan seluruh satker untuk merampungkan pengisian bukti fisik (eviden) paling lambat 30 Desember 2026, untuk selanjutnya dikirimkan secara serentak pada 31 Desember 2026.

Baca Juga :  Kado Manis Hari Guru, 101.786 Pendidik Lulus PPG Kemenag dan Siap Terima Tunjangan Profesi

Sementara itu, Ketua Tim Organisasi dan Tata Laksana serta Kerukunan Umat Beragama (Ortala dan KUB) Kanwil Kemenag Papua Elisabeth Maru Toding Bunga memaparkan bahwa agenda yang merupakan bagian dari Grand Design Reformasi Birokrasi ini bertujuan merombak budaya kerja birokrasi.

“Pembangunan ZI tidak hanya menekankan aspek administratif, tetapi juga perubahan pola pikir, budaya kerja, dan perilaku ASN guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani,” lapor Elisabeth.

Bimtek yang pembukaannya ditandai dengan prosesi penabuhan tifa ini diikuti oleh perwakilan ASN dari 28 kabupaten dan satu kota di wilayah Papua, mencakup madrasah negeri hingga sekolah menengah agama negeri lintas iman.(Rilis)

Berita Terkait

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI
Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung
Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial
Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi
Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Datangi Rumah Warga Sosiri, Berikan Pengobatan Gratis
Billy Mambrasar: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, Ini Investasi Masa Depan Anak Papua
Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Pesan Ketua LMA Sarmi untuk Pemuda: Jaga Adat, Tolak Miras, Bangun Kampung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Ondoafi Waena Richard Ohee Ajak Pemuda Waena Rawat Adat dan Persatuan Lewat Aksi Sosial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pemuda Waena Gaungkan Papua Damai, Tolak Kekerasan dan Provokasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Lewat Program ARTERY, Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar Sentani Bangun Karakter dan Cinta Lingkungan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya