Jayapura,Papuaterdepan.com– Suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola yang digelar Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, di kediamannya di Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Kamis,(25/6), Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat setempat.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wadah mempererat tali persaudaraan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Richard Ohee menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman yang dimiliki masyarakat Papua. Menurutnya, semangat gotong royong dan saling menghormati harus terus dipelihara sebagai warisan budaya yang menjadi kekuatan masyarakat adat.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk menikmati pertandingan bersama, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan persaudaraan antarwarga. Kita harus terus menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan saling membantu tanpa membedakan suku maupun agama,” ujarnya.
Richard juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi. Ia menilai keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada dukungan masyarakat serta terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Selain itu, ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi atau ajakan yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu kedamaian dan keamanan. Papua membutuhkan suasana yang aman agar pembangunan berjalan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat,” katanya.
Menurut Richard, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, saya yakin Papua akan semakin maju, damai, dan menjadi rumah yang nyaman bagi semua orang,” tambahnya.
Sementara itu, Juru Bicara Ondofolo Kampung Waena, Kedor Modouw, mengimbau warga yang mengikuti kegiatan nobar untuk tidak melakukan konvoi kendaraan usai pertandingan.
Menurutnya, euforia pertandingan kerap memicu konvoi yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu ketertiban umum.
“Jangan ikut konvoi karena sangat berisiko dan berbahaya. Kalau terlalu ramai, lebih baik tidak ikut. Kita rayakan dengan tertib dan tetap menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan sebagai alasan untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Biarlah pertandingan ini menjadi penyemangat kebersamaan bagi kita semua. Mari menikmati hingga selesai dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan nobar yang dipadukan dengan pembagian sembako tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain mempererat hubungan sosial antarwarga, kegiatan itu juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama sekaligus sarana menyampaikan pesan-pesan perdamaian dan persatuan di tengah masyarakat.(Naldo)









