Jayapura,Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menyatakan dukungan terhadap keberadaan Panti Asuhan Muhammadiyah Kabupaten Jayapura yang diharapkan menjadi wadah perlindungan dan pelayanan bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian sosial.
Dukungan tersebut disampaikan melalui Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua, Muslimin Yelipele, saat menanggapi peresmian panti asuhan yang berlangsung di halaman panti pada 20 Oktober 2026.
Muslimin mengatakan, upaya merawat anak-anak terlantar dan membantu masyarakat kurang mampu merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang patut mendapat apresiasi. Menurutnya, pelayanan sosial seperti itu membutuhkan dukungan berbagai pihak agar dapat terus berjalan.
“Kalau saya melihatnya dari sisi kemanusiaan dan sosial. Upaya mengurus fakir miskin dan anak-anak terlantar patut kita apresiasi. Sekalipun ada keterbatasan, kita tetap mendukung upaya mencari solusi terbaik agar pelayanan ini dapat berjalan dengan baik,” kata Muslimin di Jayapura, Rabu (21/10).
Ia berharap Panti Asuhan Muhammadiyah Kabupaten Jayapura terus berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi anak-anak yang membutuhkan pengasuhan serta pendampingan.
Muslimin juga menegaskan Kemenag Papua siap memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kapasitas lembaga dalam membantu pengembangan pelayanan panti asuhan tersebut.
Peresmian panti asuhan itu turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Bupati Jayapura diwakili Asisten II, bersama Ketua Muhammadiyah Kabupaten Jayapura, Ketua Muhammadiyah Papua, serta Sekretaris Umum MUI Papua Dr. Faisal Saleh, M.H.I., yang hadir mewakili Ketua MUI Papua.
Selain itu, hadir perwakilan Polresta Jayapura, Kepala KUA Kabupaten Jayapura, serta unsur TNI.
Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelayanan sosial dan kepedulian bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian di Kabupaten Jayapura.(Rilis)









