Kemenag Dorong Kurikulum Berbasis Cinta di Sekolah-Sekolah Papua

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentani,Papuaterdepan.com— Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Jeane Marie Tulung, menegaskan bahwa pendidikan di Papua perlu dibangun di atas nilai cinta, bukan semata-mata pencapaian akademik. Guru didorong menjadi teladan dalam menanamkan kasih kepada sesama, lingkungan, dan Tuhan melalui proses belajar di sekolah.

Pesan tersebut disampaikan Jeane saat memberikan pembinaan kepada guru Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPKK) dan guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (31/10/2025).

Menurut Jeane, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya soal kualitas pembelajaran, tetapi juga pembentukan karakter di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi. “Pendidikan itu soal cinta. Jika cinta ditanamkan sejak dini, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang menghargai sesama dan alam,” ujarnya.

Ia mengapresiasi dedikasi para guru SPKK di Papua yang tetap mengabdi di tengah keterbatasan sarana dan akses. Berdasarkan data Kementerian Agama, terdapat 49 SPKK di Provinsi Papua yang mencakup jenjang SDTK hingga SMAK. Pemerintah, kata Jeane, terus mendorong penguatan sekolah keagamaan, termasuk melalui penegerian sekolah.

Baca Juga :  Lanal Biak Perkokoh Soliditas TNI-Polri dan Pemda Lewat Lomba Menembak

“Tahun lalu ada 10 sekolah swasta yang dinegerikan secara nasional, salah satunya SMTK di Papua. Ini bentuk perhatian negara terhadap pendidikan keagamaan,” katanya.

Jeane juga menyinggung upaya peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru. Saat ini sekitar 26 ribu guru masih menunggu mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang ditargetkan tuntas pada 2025–2026. Selain itu, tunjangan profesi guru akan naik mulai Januari 2025, dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

Perhatian serupa, lanjutnya, juga diberikan kepada guru non-PNS yang ke depan akan menerima insentif secara lebih merata di seluruh provinsi.

Baca Juga :  Awali Pekan dengan Ibadah Oikumene, ASN Kemenag Papua Diingatkan Makna Kasih Agape

Dalam pembinaannya, Jeane turut mengingatkan guru untuk bijak menggunakan teknologi di tengah maraknya penipuan digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Ia menilai guru memiliki peran penting dalam membimbing peserta didik agar memanfaatkan teknologi secara positif.

“AI boleh canggih, tapi nilai kebenaran dan kasih harus tetap menjadi fondasi pendidikan,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Jeane mengajak para guru menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta dan penguatan ekoteologi, salah satu program prioritas Kementerian Agama. Ia berharap sekolah-sekolah di Papua menjadi ruang belajar yang ramah lingkungan dan menumbuhkan semangat persaudaraan.

“Kalau sekolah masih gersang, mari tanam pohon. Dari situ anak-anak belajar tentang kehidupan, tanggung jawab, dan cinta,” kata Jeane.(Rilis)

Berita Terkait

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar
Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah
Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura
Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman
Generasi Muda Papua Diajak Isi Momentum 1 Mei dengan Kegiatan Kreatif
Spiritualitas di Tengah Keberagaman: Kemenag Kota Jayapura Buka MTQ XXXI di Muara Tami

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04 WIB

SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:36 WIB

Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:34 WIB

Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya