Kemenag Papua Gelar Pembinaan bagi Perempuan Sebagai Aktor Kerukunan

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,Jayapura, — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Tim Organisasi Tata Laksana (Ortala) dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) menggelar kegiatan Pembinaan Kaum Perempuan sebagai Aktor Kerukunan dalam Masyarakat, yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, pada Senin (14/07/2025).

Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama di Tanah Papua.

Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh perempuan lintas agama dan latar belakang sosial. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki peran vital sebagai penjaga nilai kedamaian di tengah keluarga dan masyarakat.

“Perempuan adalah penopang kehidupan, pembawa kasih, dan sumber ketenangan saat krisis melanda. Dengan kepekaan sosial dan intuisi yang tajam, perempuan mampu menjadi perekat harmoni sosial dan meredam potensi konflik sejak dini,” ujarnya.

Kakanwil juga menyoroti pentingnya penguatan moderasi beragama yang harus dijalankan dengan menjaga keseimbangan dalam kehidupan beragama.

Baca Juga :  WWF Papua Latih Masyarakat Kampung Sereh Olah Limbah Menjadi Pupuk Kompos

Dalam konteks budaya lokal, Kakanwil menggambarkan moderasi dengan istilah dalam bahasa Enggros: “tidak terlalu ke kanan, tidak terlalu ke kiri, tapi berada di tengah.”

Menurutnya, pelibatan perempuan dalam forum-forum lintas iman merupakan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Kementerian Agama terus memperluas ruang partisipasi perempuan dalam membangun kehidupan beragama yang inklusif dan damai,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Ortala dan KUB Kanwil Kemenag Papua, Elisabet Maru Toding Bunga, dalam laporan kepanitiaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat peran strategis perempuan sebagai agen perdamaian, jembatan sosial, dan pemersatu masyarakat multikultural.

Elisabet menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi nasional, seperti Undang-Undang tentang Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan, Hak Asasi Manusia (HAM), Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Menteri Agama terkait strategi pembangunan keagamaan yang inklusif dan pelibatan kelompok rentan.

“Secara umum, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan dan memperkuat peran perempuan sebagai agen perdamaian dan jembatan komunikasi antarumat beragama,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati HUT PI ke-170, Dirjen Bimas Kristen: Kemenag dukung keberagaman agama di Indonesia

Beberapa tujuan spesifik kegiatan ini antara lain meningkatkan kapasitas perempuan dalam dialog lintas agama, mendorong partisipasi aktif dalam forum kerukunan, serta membekali perempuan dengan keterampilan dalam menanamkan nilai toleransi di lingkungan keluarga dan komunitas.

Sebanyak 30 peserta perempuan dari berbagai latar belakang agama mengikuti kegiatan ini. Peserta akan menerima materi dari sejumlah narasumber, termasuk Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Papua, serta Kepala BKKBN Provinsi Papua.

Kegiatan dilaksanakan dengan metode presentasi dan diskusi interaktif, dan seluruh pembiayaannya bersumber dari DIPA Kanwil Kemenag Provinsi Papua.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terwujud masyarakat Kota Jayapura yang damai, inklusif, dan harmonis, dengan perempuan sebagai aktor utama dalam merawat kerukunan,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat administrator Kanwil Kemenag Provinsi Papua, para peserta kegiatan dan anggota tim Ortala dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag Provinsi Papua.**(Rilis)

Berita Terkait

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan
BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman
Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Rabu, 4 November 2026 - 13:17 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya