Kemenag Papua Tinjau Infrastruktur dan Mutu SDM Sekolah Keagamaan di Nabire

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papuaterdepan.com- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di sejumlah sekolah keagamaan di Kabupaten Nabire pada Jumat (6/3).

Kunjungan kerja ini menyasar Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Pelita Harapan Hidup, serta sejumlah madrasah penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yakni MA, MI, dan MTs As-Syafiyah, serta MI Al-Azhar Samabusa.

Solusi Kekurangan Tenaga Pendidik SMTK
Saat meninjau SMTK Pelita Harapan Hidup, Klemens menyoroti antusiasme siswa yang tinggi di tengah keterbatasan fasilitas. Meski sarana pendidikan dinilai cukup memadai, sekolah ini masih menghadapi kendala krusial terkait insentif tenaga pendidik dan penyelesaian proyek infrastruktur yang tertunda.

Baca Juga :  Puncak Program Ramadan Baznas Papua 2026: Salurkan 500 Paket Santunan hingga Laporkan Kinerja 5 Tahun

Sebagai solusi, Kakanwil akan segera berkoordinasi dengan Kemenag Kabupaten Nabire untuk mengerahkan tenaga pendidik tambahan.

“Saya akan berkoordinasi agar pegawai PPPK kita yang berlatar belakang sarjana Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Teologia, sebagian diberikan nota dinas untuk mengajar. Sehingga anak-anak ini dapat dibimbing dan dipersiapkan dengan baik,” ujar Klemens.

Ia juga mendorong pihak yayasan untuk mempercepat proses administrasi penegerian sekolah guna menjamin keberlanjutan dan pengembangan SDM ke depannya.

Evaluasi Program PHTC di Madrasah
Terkait kunjungan ke sejumlah madrasah penerima PHTC, Klemens menilai pembangunan infrastruktur secara umum telah memenuhi target, meski masih membutuhkan penyempurnaan pada detail teknis.

Baca Juga :  Pengajian Rutin momen saling bertukar informasi terutama bulan Muharram.

“Proses pembangunan dari sisi infrastruktur, ruang kelas, hingga sarana pendukung seperti meja, perpustakaan, dan ruang guru sudah sesuai harapan. Hanya ada hal-hal teknis yang patut diperbaiki dan dilengkapi,” paparnya.

PHTC Madrasah sendiri merupakan program inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana. Program ini dieksekusi bersama oleh Kemenag dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggunakan dana APBN.

Menutup kunjungannya, Klemens berpesan agar fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal. Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama agar sekolah-sekolah keagamaan di Papua mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.(Rilis)

Berita Terkait

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat
Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi
Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua
BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha
BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat
Nobar Pancasila di Skouw Sae, Ondoafi Serukan Dukungan bagi Program Pemerintah
SMP Negeri 9 Jayapura Terapkan Ujian Berbasis CBT untuk Latih Siswa Hadapi AKM
Richard Ohee Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:04 WIB

Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe ‘Kota Wakaf’ demi Dongkrak Ekonomi Umat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:24 WIB

Pendeta Yonas Sesalkan Gereja Jadi Lokasi Pemutaran Film Pesta Babi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:10 WIB

BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:45 WIB

BRI Jayapura Gandeng Media Perluas Edukasi dan Akses Keuangan Masyarakat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya