Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga

- Redaksi

Selasa, 22 September 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Peringatan Hari Tani Nasional di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat gerakan pangan berbasis kampung. Melalui kegiatan bakti sosial yang digelar Selasa (22/9/2026), Keondofoloan Yoka menyalurkan bantuan bibit cabai dan beras kepada puluhan warga sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan pangan masyarakat adat.

Sebanyak 75 paket bantuan diserahkan kepada warga yang hadir di Balai Kampung Yoka. Kegiatan tersebut melibatkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini berperan dalam pengelolaan sumber daya kampung.

Ondofolo Kampung Yoka, David Riki Mebri, mengatakan tantangan ketahanan pangan saat ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, masyarakat kampung juga harus mengambil peran aktif dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan pangan secara mandiri.

Ia menilai kampung memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui pengembangan tanaman lokal maupun hortikultura yang bernilai ekonomi. Karena itu, pembagian bibit cabai diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kembali semangat berkebun di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Steve Mara Ajak warga pilih Mari-Yo untuk Papua Cerah yang Berkualitas

“Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah dan kampung. Jika masyarakat mampu mengelola kebun dengan baik, maka kebutuhan pangan dapat terpenuhi dan ekonomi keluarga juga ikut bergerak,” ujarnya.

Menurut Mebri, budaya bertani dan mengelola alam telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat adat Papua sejak lama. Namun, perubahan pola hidup membuat sebagian lahan produktif mulai kurang dimanfaatkan.

Melalui peringatan Hari Tani Nasional, Keondofoloan Yoka ingin menghidupkan kembali kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mengelola tanah adat sebagai sumber kehidupan sekaligus warisan bagi generasi mendatang.

Ia menjelaskan bahwa konsep lumbung kampung tidak hanya berbicara tentang penyimpanan hasil panen, tetapi juga mencakup kemampuan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan sepanjang tahun melalui pemanfaatan potensi lokal seperti sagu, keladi, ubi, pisang, sayuran, cabai, dan hasil perikanan.

Baca Juga :  Klemens Taran: WTP harga mati bagi Kementerian Agama Papua

“Tanah yang kita miliki harus memberi manfaat bagi masyarakat. Dari tanah itulah kita menanam, memanen, dan membangun masa depan keluarga serta kampung,” katanya.

Mebri juga mengajak generasi muda untuk tidak meninggalkan sektor pertanian. Menurutnya, pertanian modern dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan apabila dikelola dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi.

Keterlibatan anak muda dinilai penting agar pengetahuan adat mengenai pengelolaan tanah, musim tanam, dan sumber daya alam tetap terjaga sekaligus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

Melalui kegiatan tersebut, Keondofoloan Yoka berharap semangat Hari Tani Nasional tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi gerakan nyata yang mendorong masyarakat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam kampung.

“Ketika kampung mampu menjaga pangannya sendiri, maka masyarakat akan lebih kuat menghadapi berbagai tantangan. Dari kampung yang kuat akan lahir ketahanan pangan yang kokoh,” tutup Mebri.(Redaksi)

Berita Terkait

Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama
Keondofoloan Waena Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal
Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan
Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa
Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:40 WIB

Keondofoloan Yoka Salurkan Bibit Cabai dan Beras, Dorong Kemandirian Pangan Warga

Selasa, 22 September 2026 - 11:29 WIB

Lumbung Desa Jadi Kunci Ketahanan Pangan, LMA Sarmi Ajak Warga Bergerak Bersama

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Keondofoloan Waena Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan

Senin, 21 September 2026 - 11:19 WIB

Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya