Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SARMI,Papuaterdepan.com — Dewan Adat Sarmi mendorong masyarakat adat memperkuat lumbung pangan di tingkat kampung sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian dan ketahanan pangan di Tanah Papua.
9
Ketua Dewan Adat Sarmi Bernard Cawem mengatakan masyarakat adat memiliki posisi penting dalam menjaga ketersediaan pangan karena memiliki pengetahuan serta kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam.

Hal itu disampaikan Bernard dalam Diskusi Adat Ketahanan Pangan Berbasis Lumbung Desa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional di Kampung Mararena, Distrik Sarmi, Senin (21/9/2026).

Menurut Bernard, penguatan pangan harus dimulai dari masyarakat dan kampung dengan memanfaatkan potensi lahan serta mengembangkan komoditas pertanian yang sesuai dengan kondisi setempat.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga, mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam serta potensi pertanian yang dimiliki secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengatakan konsep lumbung desa tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bahan pangan, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat gotong royong dan kemandirian masyarakat.

Baca Juga :  Pererat Kebersamaan, Ondofolo Waena Berbagi Sembako di Asrama Mahasiswa Mamberamo Raya

Bernard juga menyampaikan dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate di Kabupaten Merauke. Menurut dia, pengembangan kawasan pangan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat Papua untuk terlibat dalam sektor pertanian.

“Saya mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) Food Estate di Kabupaten Merauke sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional,” katanya.

Namun, Bernard menekankan pembangunan sektor pangan di Tanah Papua perlu berjalan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat adat.

Ia meminta keterlibatan masyarakat lokal serta komunikasi dengan pemilik hak ulayat tetap menjadi bagian penting dalam setiap proses pembangunan.

Menurutnya, pendekatan melalui dialog dan musyawarah diperlukan agar pembangunan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus menjaga lingkungan, adat dan budaya setempat.

Baca Juga :  Kemenag Biak Tekankan Pembinaan Rohani sebagai Bekal Warga Binaan Kembali ke Masyarakat

“Kita ingin masyarakat adat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut mengambil bagian dalam pembangunan sektor pangan,” ujarnya.

Bernard mengajak masyarakat adat Sarmi memanfaatkan momentum Hari Tani Nasional untuk meningkatkan kegiatan pertanian di kampung, memperkuat kelompok tani dan menjaga ketersediaan pangan keluarga.

“Dengan menjaga pangan, kita menjaga kehidupan masyarakat. Dengan memperkuat lumbung desa, kita memperkuat kemandirian kampung,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Sarmi memberikan penyuluhan kepada masyarakat adat mengenai pengembangan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya guna.

Masyarakat juga mendapatkan bantuan bibit tanaman serta paket sembako dalam kegiatan yang digelar di Kampung Mararena tersebut.

Dewan Adat Sarmi berharap penguatan sektor pangan dapat dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah, masyarakat adat dan kelompok tani, sehingga program pembangunan pangan dapat memberikan manfaat sekaligus tetap menghormati adat, budaya dan hak masyarakat adat.(Redaksi)

Berita Terkait

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro
Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:32 WIB

BULOG Papua Salurkan 179,7 Ton Jagung SPHP untuk Peternak Mikro

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya