Keerom, Papuaterdepan.com – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jayapura menjalin kerja sama dengan Badan Pelayanan Keuskupan Jayapura – Pembaharuan Karismatik Katolik (PDKK) Hati Kudus Yesus Abepura guna memperkuat pembinaan mental dan spiritual anak binaan melalui kegiatan “Seminar Hidup Baru Dalam Roh Kudus”.
Sinergi berkelanjutan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala LPKA Kelas II Jayapura, Sarlota Haay, S.H., M.H., dan Koordinator PDKK Hati Kudus Yesus Abepura, Rindawati Sihombing, di Keerom. Penandatanganan tersebut mewakili Pastor Moderator RD. Barnabas Daryana, Pr.
Kepala LPKA Kelas II Jayapura Sarlota Haay dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian pihak gereja terhadap masa depan anak-anak yang sedang menjalani masa pidana.
Ia menekankan bahwa pembinaan karakter dan kerohanian merupakan kunci utama agar saat bebas nanti, mereka dapat diterima kembali oleh masyarakat sebagai pribadi yang berdaya guna.
Sementara itu, Koordinator PDKK Hati Kudus Yesus Abepura Rindawati Sihombing menegaskan bahwa kehadiran pihaknya adalah sebagai sahabat yang siap merangkul, mendengarkan, dan menguatkan mentalitas anak-anak binaan.
“Kita tidak sedang melihat masa lalu mereka, melainkan sedang bersama-sama melukis masa depan yang penuh harapan. Seminar ini adalah langkah awal bagi mereka untuk ‘lahir baru’ secara spiritual,” ujar Rindawati.
Adapun retret spiritual “Seminar Hidup Baru Dalam Roh Kudus” ini berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Februari. Selama kegiatan, anak-anak binaan dibimbing secara intensif untuk melepaskan beban batin dan menerima pendampingan rohani yang penuh kasih.
Kolaborasi antara LPKA Kelas II Jayapura dan PDKK Hati Kudus Yesus Abepura ini diharapkan dapat menjadi percontohan sinergi yang baik antara lembaga negara dan komunitas keagamaan dalam memanusiakan manusia serta memulihkan masa depan tunas bangsa.(Rilis)








