Program Kampung Zakat di Keerom Diharapkan Jadi Motor Ekonomi Umat

- Redaksi

Kamis, 11 September 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keerom, Papuaterdepan.com– Wakil Bupati Keerom, Daud, menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Program Kampung Zakat dan Pemberdayaan Ekonomi Umat yang digelar oleh Pembimbing Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua di Ruang Rapat Kantor Otonom Kabupaten Keerom, Kamis (11/9/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kabupaten Keerom dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat dan wakaf yang produktif. Selain itu, sosialisasi juga menjadi langkah awal menuju pencanangan dua Kampung Zakat baru, yaitu di Kampung Kwimi dan Kampung Traimelyan. Sebelumnya, Kabupaten Keerom telah memiliki Kampung Zakat Saefen 42 yang dicanangkan pada tahun 2024.

Baca Juga :  Perkuat silahturami Kemenag Papua gelar Halal Bihalal memperkuat rasa persaudaraan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Daud mengapresiasi langkah Kemenag Papua yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk memperluas program keagamaan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Saya berharap sinergi seperti ini dapat terus berjalan sehingga kita bisa saling mengisi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Keerom, Yohanes Nahak, menjelaskan bahwa Kampung Zakat tidak hanya berfokus pada pengumpulan zakat, tetapi juga pada pengelolaan, pemberdayaan, serta pendistribusian zakat agar manfaatnya tepat sasaran.

“Akan ada pembinaan lanjutan untuk memperkuat pembentukan Kampung Zakat di Keerom. Tujuannya agar pemberdayaan ekonomi umat bisa semakin berkembang,” katanya.

PIC Kampung Zakat Saefen 42, Sodikin, turut menyampaikan capaian program yang telah berjalan selama satu tahun, termasuk bantuan bibit dan sarana pertanian bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kemenag Papua Tegaskan Pembangunan Zona Integritas Wajib Bagi ASN

“Langkah-langkah ini mungkin masih kecil, tapi kami berharap dampaknya akan besar dengan dukungan dari pemerintah dan lembaga zakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua, yang juga Sekretaris Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Provinsi Papua, Rita Wahyuningsih, memaparkan materi mengenai jenis dan regulasi Kampung Zakat serta pengembangan wakaf produktif dan digitalisasi wakaf.

Melalui sosialisasi ini, Kemenag Papua bersama Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen memperkuat ekosistem zakat dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat di wilayah perbatasan Papua.(Rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal
Gandeng BAZNAS, Kanwil Kemenag Papua Bagikan Santunan Ramadan 1447 H di Jayapura

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya