2.045 Umat Buddha dari Berbagai Negara Ikuti Indonesia Tipitaka Chanting di Borobudur

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang, Papuaterdepan.com– Sebanyak 2.045 umat Buddha dari Indonesia dan berbagai negara mengikuti Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) 2026 di Taman Lumbini, kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan keagamaan yang memasuki penyelenggaraan ke-11 tersebut menjadi ajang pendalaman ajaran Dhamma sekaligus memperkuat nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ribuan peserta yang terdiri atas bhikkhu mancanegara, samanera, atthasilani, serta umat Buddha dari berbagai daerah tampak khusyuk melantunkan Kitab Suci Tipitaka dalam suasana yang penuh ketenangan dan penghormatan terhadap ajaran Buddha.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, mengatakan pembacaan Kitab Suci Tipitaka tidak hanya bertujuan menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, ajaran agama memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat yang berintegritas, berempati, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman.

“Pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Karakter dan nilai moral yang kuat menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan berkeadaban,” kata Supriyadi saat membuka kegiatan ITC 2026, Jumat,(24/7).

Baca Juga :  Dialog “Torang Basudara” Perkuat Kerukunan, Kakan Kemenag Kota Jayapura Tekankan Pentingnya Persaudaraan Lintas Iman

Ia menegaskan kehidupan beragama dan kehidupan berbangsa merupakan dua hal yang saling melengkapi. Pemahaman agama yang baik, kata dia, akan melahirkan warga negara yang memiliki tanggung jawab sosial, cinta tanah air, dan menghormati perbedaan.

“Semakin dalam seseorang memahami ajaran agamanya, semakin besar pula rasa kasih sayang dan penghormatannya kepada sesama, termasuk kepada mereka yang memiliki latar belakang berbeda,” ujarnya.

Supriyadi juga menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memberikan pelayanan dan dukungan kepada seluruh umat beragama, termasuk umat Buddha di Indonesia, dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan pengembangan kehidupan spiritual.

Sementara itu, Ketua Panitia Indonesia Tipitaka Chanting 2026, Bhante Guttadhammo Mahāthera, menjelaskan pelantunan Kitab Suci Tipitaka merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman ajaran Buddha agar tidak berhenti pada aspek ritual semata.

Baca Juga :  Ibadah Rutin, ASN Kemenag Papua Diingatkan Bekerja Sepenuh Hati

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Tipitaka perlu direnungkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk pola pikir, perilaku, dan kebijaksanaan yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.

“Tipitaka diharapkan menjadi pedoman hidup yang mampu membimbing umat Buddha dalam bersikap, bertindak, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Mengusung tema **“Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri”**, ITC 2026 menjadi momentum bagi umat Buddha untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Dhamma melalui kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

Selain sebagai kegiatan spiritual, ajang tersebut juga memperkuat persaudaraan antarumat Buddha dari berbagai daerah dan negara yang hadir di Indonesia.

Rangkaian Indonesia Tipitaka Chanting 2026 akan berlangsung hingga 26 Juli dan ditutup dengan perayaan Asadha Mahapuja di pelataran Candi Borobudur. Perayaan tersebut merupakan salah satu hari suci penting bagi umat Buddha untuk mengenang khotbah pertama Sammasambuddha Gotama yang menandai dimulainya penyebaran ajaran Dhamma kepada dunia.

Berita Terkait

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Jayapura Ajak ASN Pisahkan Urusan Pribadi dan Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIB

Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya