Menag Ungkap Rencana Eselon I Khusus Pesantren Saat Buka Hari Santri 2025

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jombang, papuaterdepan.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar membuka rangkaian Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia mengungkap rencana pemerintah membentuk unit eselon I khusus di Kementerian Agama yang akan menangani pesantren.

“Selama ini pondok pesantren diurus eselon II. Insya Allah, dalam waktu tidak lama lagi akan keluar ketetapan untuk menjadikannya diurus oleh satu eselon I tersendiri,” kata Nasaruddin.

Ia menekankan, kemandirian pesantren yang telah terjaga sejak dulu tidak boleh hilang, namun pemerintah juga tidak lepas tangan. Menurutnya, kehadiran Undang-Undang Pesantren serta penguatan kelembagaan merupakan bentuk dukungan negara terhadap dunia pesantren.

Pemilihan Ponpes Tebuireng sebagai lokasi pembukaan Hari Santri 2025 juga dianggap penuh makna. Dari pesantren inilah lahir Resolusi Jihad, yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Hari Santri. “Tahun ini kita mengenang satu dasawarsa pengakuan negara terhadap santri. Kalau pesantren kuat, bangsa ini juga akan kuat,” ujarnya.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin bertolak ke jeddah Bahas Kampung Haji di Arab Saudi

Selain soal kelembagaan, pemerintah juga memberi perhatian pada kesejahteraan santri melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini kini menyasar pondok pesantren.

Turut hadir dalam pembukaan Hari Santri 2025, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi KH Irfan Yusuf, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz, Wakil Ketua PBNU KH Zulfa Mustofa, serta Ketua PP Muhammadiyah KH Saad Ibrahim.

Baca Juga :  Kemenag Papua Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas, Perkuat Komitmen Pelayanan Inklusif

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremonial tahunan. “Melalui Hari Santri, kita menegaskan bahwa pesantren bukan hanya lembaga pendidikan tradisional, tetapi juga pusat pemberdayaan, penguatan moderasi beragama, sekaligus motor kemandirian umat,” kata Suyitno.

Rangkaian Hari Santri 2025 akan diisi berbagai agenda nasional dan internasional, mulai dari Halaqah Kebangsaan, Musabaqah Qiraatil Kutub Internasional (MQKI), Gerakan Ekoteologi Pesantren, Expo Kemandirian Pesantren, hingga Apel Hari Santri pada 22 Oktober.

“Semua kegiatan ini menegaskan Hari Santri sebagai momentum memperkuat kontribusi pesantren dalam membangun Indonesia yang sehat, berdaya saing, dan berperadaban dunia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jelang Sumpah Pemuda, Generasi Muda Mamberamo Raya Tegaskan Komitmen Tolak Kekerasan
Rawat Adat, Perkuat Persaudaraan, Ondoafi Skouw Sae Ajak Pemuda Bangun Kampung Damai
Kepala Suku Manirem Dorong Pemuda Papua Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan dan NKRI
Jariah Berbagi, Yonif TP 810/Bemare Hadir Membawa Kebahagiaan bagi Warga Doyo Lama
Ondoafi Kasukuwe Ajak Generasi Muda Sarmi Perkuat Nasionalisme dan Jaga Persatuan
Ketua Dewan Adat Sarmi: Pemuda Harus Berkarya, Jaga Adat, dan Rawat Persatuan
Peringati Sumpah Pemuda, Skouw Sae Gaungkan Persatuan dan Pelestarian Adat
Peringati Sumpah Pemuda, Tokoh Adat Yoka Dorong Generasi Muda Rawat Budaya dan Kebersamaan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Jelang Sumpah Pemuda, Generasi Muda Mamberamo Raya Tegaskan Komitmen Tolak Kekerasan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Rawat Adat, Perkuat Persaudaraan, Ondoafi Skouw Sae Ajak Pemuda Bangun Kampung Damai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Kepala Suku Manirem Dorong Pemuda Papua Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan dan NKRI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Jariah Berbagi, Yonif TP 810/Bemare Hadir Membawa Kebahagiaan bagi Warga Doyo Lama

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Ketua Dewan Adat Sarmi: Pemuda Harus Berkarya, Jaga Adat, dan Rawat Persatuan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya