Pembimas Buddha Papua Ajak Umat Tebarkan Cinta Kasih dan Kedamaian

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Ratusan umat Buddha di Kota Jayapura, Papua, menggelar prosesi Amisa Puja dan penyalaan lilin panca warna dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2570 Buddhis Era (BE) Tahun 2026 di Vihara Numbay Santi Jaya, Minggu (31/5).

Perayaan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti umat Buddha dari berbagai wilayah di Jayapura dengan membawa persembahan berupa buah-buahan dan hasil bumi yang telah dihias. Persembahan tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap ajaran Buddha yang menekankan nilai cinta kasih, kebijaksanaan, dan kedamaian.

Prosesi Amisa Puja diawali dengan arak-arakan umat menuju vihara untuk mengikuti puja bakti, pembacaan paritta, doa bersama, serta penyalaan lilin panca warna sebagai simbol penerangan batin dan harapan akan kehidupan yang damai.

Pembimbing Masyarakat Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Sarono, mengajak seluruh umat menjadikan perayaan Waisak sebagai momentum memperkuat persaudaraan, toleransi, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Pertamina Peduli Pendidikan Wisudakan 32 Anak Negeri Laha Paud Darling

Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun selama rangkaian kegiatan menyambut Waisak harus terus dipelihara sebagai modal memperkuat kehidupan umat dan menjaga kerukunan di Papua.

“Kita saling bergotong royong mempertahankan ramainya vihara ini sampai saat ini. Semoga kebajikan yang bapak ibu tanam satu bulan penuh dalam rangka menyongsong Waisak ini membuahkan perdamaian, membuahkan kebahagiaan keluarga dan juga membawa kemajuan di Vihara Numbay Santi Jaya,” ujarnya.

Sementara itu, Rohaniawan Buddha Vihara Numbay Santi Jaya, Bhikkhu Saddhapiyo, menjelaskan bahwa Hari Tri Suci Waisak merupakan peringatan atas tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama, yakni kelahiran Siddharta Gautama, pencapaian penerangan sempurna atau pencerahan, serta Parinibbana atau wafatnya Sang Buddha.

Menurutnya, peringatan Waisak bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan bagi umat untuk melakukan refleksi diri dan memperkuat pengamalan Dharma dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam memperingati Tri Suci Waisak bukan hanya formalitas dan bukan hanya sekadar rangkaian acara, tetapi ini merupakan kesempatan bersama-sama untuk memperingati tiga peristiwa itu yang menjadi teladan dan motivasi bagi kita untuk terus belajar dan memperdalam Dharma,” katanya.

Baca Juga :  Pembimas Buddha Papua Ajak Umat Perbanyak Kebajikan Lewat Praktik Atthasila

Ia menambahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Buddha sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam membangun kedamaian, kepedulian sosial, dan sikap saling menghormati di tengah keberagaman.

Melalui perayaan Waisak tahun ini, umat Buddha di Papua diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas spiritual dan keimanan, tetapi juga terus berkontribusi dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.

Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE di Jayapura berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh khidmat. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi umat Buddha untuk terus menebarkan nilai-nilai cinta kasih, kebijaksanaan, serta perdamaian demi terciptanya kehidupan yang harmonis di Tanah Papua dan Indonesia.

Berita Terkait

BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua
Ratusan Peserta MTQ Papua Mulai Masuk Sentani, Panitia Bergerak Pastikan Mobilitas Kafilah Lancar
MTQ XXXI Papua Jadi Momentum Perkuat Harmoni dan Persatuan Masyarakat
Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Tim Hukum Maniap Kogoya Ajukan Keberatan Resmi
Tokoh Gereja Papua Ajak Mahasiswa Kedepankan Dialog, Hentikan Aksi Demo yang Ganggu Aktivitas Warga Jayapura
SMPN 2 Jayapura Gandeng Orang Tua dalam MPLS Ramah, Perkuat Adaptasi dan Karakter Siswa Baru

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:29 WIB

BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:12 WIB

LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:49 WIB

MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:42 WIB

Ratusan Peserta MTQ Papua Mulai Masuk Sentani, Panitia Bergerak Pastikan Mobilitas Kafilah Lancar

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:06 WIB

Polemik Wakil Bupati Nduga Memanas, Tim Hukum Maniap Kogoya Ajukan Keberatan Resmi

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya