Jayapura,Papuaterdepan.com,- Di tengah dinamika sosial yang berkembang di Papua, Ketua Umum Poros Sahabat Nusantara (Posnu) Papua Mahfud mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi demi terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif.
Menurut Mahfud, kondisi keamanan yang kondusif menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, pemuda, mahasiswa, hingga kalangan intelektual.
“Papua adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghormati antarsesama,” kata Mahfud di Jayapura, Kamis,(28/5).
Ia menegaskan masyarakat tidak boleh mudah terpengaruh oleh isu maupun provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan mengganggu situasi keamanan di Papua.
Menurut dia, berbagai perbedaan pandangan yang ada di tengah masyarakat harus disikapi secara dewasa melalui dialog dan komunikasi yang baik, bukan dengan tindakan yang dapat memicu konflik.
Mahfud juga mengimbau mahasiswa dan kelompok masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi agar dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara, tetapi harus dilakukan dengan cara yang santun serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.
Ia mengatakan seluruh pihak perlu bersama-sama menjaga ruang publik tetap aman dan harmonis agar aktivitas masyarakat dapat berjalan normal tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Selain itu, Mahfud mengajak masyarakat Papua untuk terus memperkuat solidaritas sosial serta menjaga nilai-nilai toleransi yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di Tanah Papua.
“Mari kita bersama-sama menjaga Papua tetap aman, damai, dan harmonis dengan mengedepankan persaudaraan dan rasa saling menghargai,” katanya.
Mahfud berharap semangat kebersamaan dan persatuan terus dijaga sehingga Papua dapat menjadi daerah yang tenteram dan kondusif bagi seluruh masyarakat.(Rilis)









