Jayapura,Papuaterdeoan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan media lokal sebagai mitra strategis dalam penyebarluasan informasi keagamaan.
Kemitraan ini menjadi perhatian utama dalam kegiatan “Ngobrol Bareng Awak Media Lokal Semester II Tahun 2025″ yang digelar di Jayapura.
Kepala Tata Usaha (KTU) Kanwil Kemenag Papua, Abdul Hafid Jusuf, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen institusinya dalam membangun kolaborasi dengan pers.
”Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Kementerian Agama Provinsi Papua dalam membangun sinergitas dan kolaborasi dengan pers sebagai mitra strategis dalam penyebarluasan informasi,” kata Abdul Jusuf.
Ia menyoroti pentingnya peran media sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan berbagai kebijakan, program, dan capaian Kemenag Papua.
”Di era digital ini, peran media menjadi sangat penting dalam memastikan bahwa setiap berita yang tersaji tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan,” tegas Jusuf.
Lima Jembatan Kemaslahatan Umat
Dalam menghadapi tantangan informasi yang deras, Kanwil Kemenag Papua telah menggagas program yang disebut sebagai “Jembatan Kemaslahatan Umat”.
Jusuf menjelaskan bahwa program tersebut mencakup lima fokus utama, yaitu:
Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan: “Seringkali informasi yang tidak berimbang memberikan dampak yang signifikan terhadap pola perilaku masyarakat. Sehingga, jembatan emas meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan itu menjadi porsi yang sangat spesifik untuk selalu dikeluarkan dan disampaikan kepada masyarakat.”
Penguatan Eko-Teologi: “Kami berharap bumi yang sejuk, aman, nyaman, dan indah akan memberikan nilai yang tinggi kepada kehidupan masyarakat baik dari sisi kecerdasan emosional maupun spiritual.”
Layanan Keagamaan yang Berdampak:
Memastikan layanan yang diberikan Kemenag memberikan dampak dalam membangun dan meningkatkan kemaslahatan bersama.
Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi: Pendidikan dianggap sebagai pusat peradaban untuk menciptakan “generasi emas” Indonesia 2045.
Pemberdayaan Pesantren dan Penguatan Ekonomi Umat: Mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif guna penguatan sektor UMKM di lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan.
Dukungan Media Jaga Akuntabilitas Kemenag
Jusuf menambahkan, dalam upaya peningkatan layanan publik, Kanwil Kemenag Papua terus mendorong hadirnya layanan yang profesional dan transparan, sejalan dengan semangat Reformasi Birokrasi dan penguatan Zona Integritas (ZI) menuju WBK/WBBM.
Ia menjabarkan, layanan SDM Kemenag didasarkan pada prinsip Santun, Integritas, Mandiri, Profesional, Akuntabel (SIMPATI) yang berujung pada Keteladanan.
”Dalam hal ini, dukungan media baik lokal maupun nasional menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga akuntabilitas dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi kita,” pungkasnya.
Jusuf berharap kolaborasi dan sinergi dengan media tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen bersama mewujudkan Papua yang harmonis dalam keberagaman, demi menyambut generasi emas 2045.(Redaksi)









