Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik: Wujud Toleransi di Ruang Publik

- Redaksi

Kamis, 23 Januari 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Papuaterdepan.com– Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik untuk melayani masyarakat pada momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 6.919 masjid di berbagai daerah disiapkan untuk menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi para musafir.

Peluncuran program ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kemenag dan dipusatkan di Masjid Jami’ An-Nur, Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (23/12/2025).

Hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, serta perwakilan TNI-Polri dan Kementerian Perhubungan.

Masjid Sebagai Rumah Kemanusiaan

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, yang memberikan sambutan secara virtual, menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata toleransi yang tidak berhenti pada tataran wacana.

“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang kemanusiaan yang melayani semua pihak. Ini adalah bukti bahwa toleransi di Indonesia tidak berhenti pada tataran wacana. Masjid adalah rumah bagi siapa pun,” ujar Menag.

Baca Juga :  Peringati HAB Ke-80 Kemenag, Gubernur Mathius Fakhiri Tegaskan Komitmen "Papua Tanah Damai"

Menag mengimbau para pengelola masjid untuk memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan pengguna jalan. Ia bahkan menyarankan penyediaan logistik sederhana bagi pemudik.

“Jika memungkinkan, sediakan kopi atau minuman hangat agar para pengemudi tidak mengantuk. Kehadiran masjid sebagai tempat istirahat terbukti dapat menurunkan angka kecelakaan hingga 50 persen pada musim mudik sebelumnya,” tambahnya.

Dimensi Sosial dan Keagamaan

Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa momen akhir tahun memiliki dua dimensi: keagamaan bagi umat Nasrani yang merayakan Natal, dan sosial kemasyarakat bagi warga yang menikmati libur sekolah serta tahun baru.

“Sebagaimana Idulfitri, ada aspek syariat dan ada pula aspek sosial. Mudik dan liburan adalah fenomena kemasyarakatan yang dinikmati bersama,” tutur Abu Rokhmad.

Baca Juga :  Tokoh Agama Papua Dukung Penindakan Tegas KKB: Kekerasan di Yahukimo Lukai Rakyat Sendiri

Ia menekankan bahwa melayani musafir adalah praktik keagamaan yang bernilai luhur. “Pada hakikatnya kita semua adalah musafir. Ketika masjid dibuka dan dimanfaatkan layanannya, itu adalah praktik keagamaan yang sangat mulia,” tegasnya.

Implementasi Konsep Masjid Ramah

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa Kick-off Masjid Ramah Pemudik untuk Nataru ini merupakan yang pertama kali dilakukan, mengadopsi kesuksesan penerapan pada arus mudik Idulfitri.

“Masjid Ramah Pemudik ini menegaskan bahwa masjid melayani seluruh warga, termasuk masyarakat nonmuslim, sebagai wujud Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” jelas Arsad.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan besar Kemenag tentang ekosistem masjid ramah, yang mencakup ramah lansia, ramah anak, ramah perbedaan, ramah lingkungan, serta masjid sebagai ruang penyelesaian persoalan sosial. Kehadiran fasilitas istirahat yang aman dan bersih diharapkan menjadi faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa liburan.(rilis)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura
Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun
BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045
Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS
Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI
Pererat Persaudaraan, ASN Kemenag Kota Jayapura Gelar Ibadah Oikoumene
Pererat Silaturahmi, Kanwil Kemenag Papua Gelar Doa Bersama dan Bahas Halalbihalal
Sertijab Ketua STAKPN Sentani, Kakanwil Kemenag Papua: Layanan Pendidikan Harus Akuntabel

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura

Kamis, 16 April 2026 - 08:09 WIB

Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun

Selasa, 14 April 2026 - 07:45 WIB

BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:03 WIB

Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS

Senin, 30 Maret 2026 - 14:17 WIB

Pererat Persaudaraan, ASN Kemenag Kota Jayapura Gelar Ibadah Oikoumene

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya