Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Papua Pdt. Klemens Taran menegaskan bahwa harmoni kehidupan umat beragama di Tanah Papua merupakan kondisi yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sesuatu yang dibentuk secara artifisial.

Hal tersebut disampaikan Klemens Taran usai peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama yang digelar di Jayapura, Sabtu (3/1).

Menurutnya, kerukunan dan harmoni umat beragama tidak dapat diukur hanya dari satu atau dua indikator formal, melainkan dari realitas kehidupan sosial yang dialami masyarakat secara konsisten dalam jangka panjang.

“Harmoni itu bukan sesuatu yang dibuat-buat. Harmoni yang kita miliki di Papua adalah sesuatu yang nyata, karena benar-benar kita alami dan kita rasakan bersama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Di Rakernas, Menag ingatkan pimpinan Kemenag Tegaskan Komitmen Lebih Melayani Umat

Klemens menjelaskan, terwujudnya harmoni umat beragama di Papua melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi keagamaan, pemerintah daerah, hingga Kementerian Agama yang bekerja secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, Papua memiliki pengalaman positif dalam menjaga kerukunan umat beragama. Kota Jayapura, misalnya, telah dua kali memperoleh pengakuan sebagai wilayah dengan tingkat kerukunan yang baik. Secara umum, Provinsi Papua juga terus menunjukkan tren positif dalam kehidupan keberagamaan yang harmonis.

Terkait peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama, Klemens menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Agama dan pemerintah daerah. Menurutnya, Kemenag tidak dapat bekerja secara optimal tanpa koordinasi dan integrasi program dengan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kemenag Papua Siapkan Kampung Zakat untuk Perkuat Ekonomi dan Pendidikan Warga Jayapura

“Umat yang dilayani Kementerian Agama adalah masyarakat yang juga dipimpin oleh pemerintah daerah. Karena itu, kolaborasi dan sinergi menjadi kunci utama,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Gubernur Papua dan akan menindaklanjuti koordinasi tersebut melalui pertemuan lanjutan yang dijadwalkan pada pertengahan Januari 2026.

Klemens menegaskan, Kementerian Agama berperan memberikan landasan moral dan menjaga kehidupan keberagamaan masyarakat, sementara pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap tata kelola pemerintahan. Kedua peran tersebut harus berjalan beriringan guna menjaga kerukunan dan keharmonisan di Tanah Papua.(Redaksi)

Berita Terkait

Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan
Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa
Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:09 WIB

Penembakan ASN Jayawijaya, Pdt MPA Mauri Serukan Perdamaian dan Tolak Aksi Balasan

Senin, 21 September 2026 - 11:19 WIB

Ketua Dewan Adat Sarmi Ajak Masyarakat Dukung PSN Food Estate Merauke dan Perkuat Lumbung Desa

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya