Irjen Kemenag: Seribu Rupiah Pun Dikorupsi, Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Khairunnas, menegaskan bahwa pengelolaan benturan kepentingan (conflict of interest) bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan instrumen vital dalam pencegahan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Khairunnas dalam sosialisasi daring Implementasi Pengelolaan Benturan Kepentingan yang diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, beserta jajaran pejabat administrator di Jayapura, Jumat (5/12/2025).

Khairunnas mengingatkan bahwa potensi korupsi sering kali bermula dari benturan kepentingan yang tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran Kemenag untuk tidak meremehkan hal ini.

“Benturan kepentingan adalah salah satu pemicu utama korupsi. Maka sekecil apa pun potensi itu, wajib kita kelola. Ini bukan formalitas, ini soal integritas,” tegas Khairunnas.

Sanksi Tegas PTDH

Dalam kesempatan itu, Irjen juga memberikan peringatan keras terkait penindakan hukum. Ia memastikan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah) akan dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Baca Juga :  Posnu Papua Ingatkan Warga Tidak Mudah Terprovokasi

“Tidak ada toleransi. Seribu rupiah pun kalau diselewengkan tetap korupsi. Siapa pun pelakunya akan kami proses tanpa pandang bulu,” ucapnya.

Langkah ini sejalan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 506 Tahun 2025 tentang Pedoman Pengelolaan Benturan Kepentingan, yang menjadi turunan dari Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) sesuai Perpres Nomor 54 Tahun 2018.

Wajib Deklarasi Digital

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenag, Kastolan, memaparkan langkah teknis yang harus segera diselesaikan sebelum akhir tahun 2025. Salah satu fokus utamanya adalah implementasi modul Benturan Kepentingan dalam Sistem Informasi Pengawasan Internal (SIPI).

Sistem ini mewajibkan seluruh pejabat Eselon I, II, dan III untuk melakukan deklarasi potensi benturan kepentingan secara digital.

Baca Juga :  Polisi bekuk Empat terduga pelaku pengedar Ganjar di Sentani

“Seluruh SK pengelola Benturan Kepentingan (BK) harus diterbitkan paling lambat 10 Desember 2025, dan seluruh deklarasi dapat diselesaikan sebelum pertengahan Desember,” jelas Kastolan.

Itjen Kemenag menargetkan capaian pencegahan korupsi pada poin “Aksi 14” (sistem penanganan perkara dan benturan kepentingan) dapat mencapai nilai sempurna 100 pada akhir tahun ini.

Sebagai puncak komitmen tersebut, Kemenag dijadwalkan akan meluncurkan modul aplikasi pengelolaan benturan kepentingan pada 15 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA), yang rencananya akan dihadiri oleh pimpinan KPK dan LPSK.

“Pencegahan adalah investasi moral. Kalau ini kita jalankan dengan disiplin, maka Kemenag akan berdiri sebagai rumah besar yang bersih dan dipercaya publik,” pungkas Khairunnas menutup arahannya.(Rilis)

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Dorong Kemandirian Pangan Lewat Pelatihan Teritorial di Jayapura
Peringati Sumpah Pemuda, Kepala Suku Armati Ajak Generasi Muda Jaga NKRI
Ondoafi Sawar Tekankan Peran Pemuda dalam Menjaga Persatuan dan Membangun Papua
Pemuda Waena Berkomitmen Dukung Pembangunan dan Kedamaian Papua
Bakti Sosial di Waena, Tokoh Adat Modouw Perkuat Semangat Kebersamaan
Tolak Kekerasan dan Provokasi, Pemuda Enggros Deklarasikan Papua Damai
Jelang Sumpah Pemuda, Steve Sembra Berbagi Sembako dan Ajak Pemuda Jaga Persatuan
Ondoafi Bagaiserwar Ajak Pemuda Papua Jaga Pancasila dan Keutuhan NKRI

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Yonif TP 810/BEM Dorong Kemandirian Pangan Lewat Pelatihan Teritorial di Jayapura

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, Kepala Suku Armati Ajak Generasi Muda Jaga NKRI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Ondoafi Sawar Tekankan Peran Pemuda dalam Menjaga Persatuan dan Membangun Papua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pemuda Waena Berkomitmen Dukung Pembangunan dan Kedamaian Papua

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Bakti Sosial di Waena, Tokoh Adat Modouw Perkuat Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya