Ajukan Anggaran Tambahan Rp 5,8 Triliun, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp 5.872.189.200.000 (Rp 5,87 triliun).

Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Profesi Dosen (TPD) pada Tahun Anggaran (TA) 2026.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa pengajuan ABT tersebut secara khusus difokuskan untuk membayar tunjangan bagi guru dan dosen yang baru lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta Sertifikasi Dosen (Serdos) Kemenag pada tahun 2025.

Alasan Pengajuan Anggaran Tambahan

Menurut Kamaruddin, usulan tambahan ini diajukan karena adanya perbedaan garis waktu (timeline) antara penyelesaian program sertifikasi dan batas akhir pengusulan anggaran negara.

Proses PPG dan Serdos tahun 2025 baru rampung pada Desember 2025. Sementara itu, batas akhir pengusulan pagu anggaran untuk tahun 2026 sudah ditutup pada Oktober 2025. Akibatnya, kebutuhan dana untuk lulusan baru tersebut belum terakomodasi dalam pagu anggaran awal Kemenag 2026.

Baca Juga :  Papua Butuh Damai untuk Maju, Tokoh: Jangan Terprovokasi Anarkis

“Hari ini, usulan ABT sebesar Rp 5,872 triliun disampaikan Menteri Agama dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR dan telah disetujui. Jadi, kami berupaya maksimal untuk memastikan hak guru dan dosen binaan Kemenag dapat terpenuhi,” ujar Kamaruddin di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Saat ini, proses pengajuan ABT sedang berjalan dan dalam tahap reviu oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag. Setelah tahapan internal selesai, usulan tersebut akan langsung diteruskan kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mendapatkan persetujuan akhir.

Target Pencairan Maret 2026

Kamaruddin memastikan, jika persetujuan dari Kemenkeu telah turun, proses pencairan tunjangan profesi bagi para pahlawan tanpa tanda jasa ini akan segera dieksekusi.

Kemenag menargetkan pencairan TPG dan TPD dapat dilakukan pada akhir triwulan pertama tahun ini.

Baca Juga :  Polda Papua tangkap Pelaku Jambret Handphone di Entrop

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar pencairan bisa dilakukan sekitar Maret 2026, dengan tetap terhitung (dirapel) mulai Januari 2026,” tegas Kamaruddin.

Pendataan Akurat Berdasarkan By Name By Address

Untuk memastikan tidak ada yang terlewat, Kemenag telah melakukan penghitungan kebutuhan anggaran secara rinci dan akurat. Pendataan dilakukan berbasis by name by address (sesuai nama dan alamat).

Pendataan ini mencakup seluruh kategori tenaga pendidik, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun non-PNS.

“Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Ditjen Bimas Agama lainnya telah melakukan penghitungan kebutuhan anggaran TPG bagi guru lulusan PPG dan TPD yang lulus tahun 2025 secara detail. Hal ini agar pembayaran dapat dilakukan tepat sasaran,” tutupnya.(Rilis)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura
Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun
BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045
Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS
Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI
Pererat Silaturahmi, Kanwil Kemenag Papua Gelar Doa Bersama dan Bahas Halalbihalal
Sertijab Ketua STAKPN Sentani, Kakanwil Kemenag Papua: Layanan Pendidikan Harus Akuntabel
Disiplin ASN dan Kesiapan Audit Jadi Fokus Apel Pagi Kemenag Papua

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura

Kamis, 16 April 2026 - 08:09 WIB

Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun

Selasa, 14 April 2026 - 07:45 WIB

BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:03 WIB

Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:53 WIB

Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya