Jayapura, Papuaterdepan.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua, Dwiharjanto, meminta Tim Pelaksana Penataan Tatalaksana PMPZI untuk lebih fokus dan serius dalam membangun integritas.
Langkah ini menjadi persiapan krusial dalam menghadapi Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) yang ditargetkan rampung pada tahun 2026.
Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Dwiharjanto dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan bersama Tim Pelaksana Penataan Tatalaksana PMPZI di Ruang Rapat Amsal Yowei, Jayapura, Kamis (5/3/2026).
Komitmen Nyata untuk Integritas
Dalam pemaparannya, Dwiharjanto menggarisbawahi pentingnya kontribusi dan aksi nyata dari setiap anggota tim. Ia mengingatkan bahwa pembangunan integritas di lingkungan kerja bukan sekadar pemenuhan administrasi di atas kertas, melainkan komitmen bersama yang harus diwujudkan.
“Kita perlu membahas sumbangan apa yang bisa kita berikan dalam membangun integritas ini. Kita harus fokus dan melaksanakan ini dengan serius,” tegas Dwiharjanto di hadapan para peserta rapat.
Menurutnya, keseriusan dan soliditas tim merupakan faktor penentu agar target penilaian integritas tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal dan sesuai harapan.
“Dengan keseriusan kita, penilaian integritas tahun 2026 diharapkan bisa lulus dan mencapai hasil yang maksimal,” tambahnya.
Rumuskan Langkah Strategis
Untuk merealisasikan target tersebut, Dwiharjanto mendorong seluruh anggota tim agar tidak pasif. Ia meminta tim untuk aktif berdiskusi, bertukar pikiran, dan berkolaborasi dalam merumuskan langkah-langkah strategis.
Dengan persiapan yang matang dan kolaboratif, diharapkan setiap indikator yang dinilai oleh tim evaluator pusat nantinya dapat dipenuhi secara optimal dan tepat sasaran.
Sebagai informasi, rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kanwil Kemenag Provinsi Papua dalam memperkuat implementasi PMPZI. Fokus utamanya saat ini bertumpu pada area penataan tatalaksana birokrasi dan penguatan budaya integritas di seluruh lini pelayanan kantor.(Rilis)









