Kemenag Papua Dukung Pengembangan Kota Wakaf untuk Perkuat Ekonomi Umat

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kementerian Agama Provinsi Papua mendorong penguatan pengelolaan aset wakaf produktif melalui Program Kota Wakaf 2026 yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia.

Program tersebut disosialisasikan secara virtual kepada seluruh kantor wilayah Kementerian Agama di Indonesia, termasuk Papua, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem wakaf yang lebih produktif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, mengatakan Indonesia memiliki potensi wakaf yang besar, namun sebagian aset wakaf masih belum dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan ekonomi dan sosial masyarakat.

Menurut dia, banyak tanah wakaf yang telah memiliki legalitas tetapi belum dikelola secara produktif sehingga manfaatnya belum dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Baca Juga :  Bimas Katolik Kemenag Papua Perkuat Moderasi Beragama Pelajar di SMA Negeri 4 Jayapura

“Jika dikelola secara profesional dan kolaboratif, wakaf dapat menjadi instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat,” kata Waryono dalam sosialisasi Program Kota Wakaf 2026, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan Program Kota Wakaf diarahkan untuk membangun kawasan berbasis wakaf produktif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Badan Wakaf Indonesia, lembaga keuangan syariah, hingga sektor perbankan.

Selain penguatan tata kelola wakaf, program tersebut juga difokuskan pada pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), peningkatan kapasitas nazhir, hingga pengembangan wakaf berbasis lingkungan seperti hutan wakaf.

Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Papua, Rita Wahyuningsih, mengatakan program itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan wakaf dari sisi legalitas, kelembagaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Hari Kenaikan Yesus Kristus, Menag Ajak Umat Kristiani Bangun Bangsa

Menurut dia, pengembangan wakaf produktif membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar aset wakaf yang selama ini belum dimanfaatkan dapat memberikan dampak ekonomi berkelanjutan.

“Program Kota Wakaf bukan hanya soal pengelolaan aset, tetapi bagaimana wakaf bisa menjadi instrumen kesejahteraan umat,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemetaan potensi wakaf di daerah, penguatan basis data, serta peningkatan kapasitas pengelola wakaf agar pengembangan program dapat berjalan efektif.

Program Kota Wakaf sendiri mulai dikembangkan sejak 2024 dan saat ini telah berjalan di sejumlah wilayah di Indonesia. Pemerintah menargetkan program tersebut dapat diterapkan secara bertahap di seluruh provinsi.(Rilis)

Berita Terkait

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar
Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah
Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura
Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman
Generasi Muda Papua Diajak Isi Momentum 1 Mei dengan Kegiatan Kreatif
Spiritualitas di Tengah Keberagaman: Kemenag Kota Jayapura Buka MTQ XXXI di Muara Tami

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04 WIB

SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:36 WIB

Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:34 WIB

Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya