Jayapura,Papuaterdepan.com – Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Papua diajak untuk lebih berserah dan percaya kepada Tuhan dalam menghadapi berbagai persoalan hidup maupun pekerjaan.
Pesan tersebut disampaikan dalam ibadah oikumene yang digelar di Rumah Doa Imanuel Kanwil Kemenag Papua, Senin (27/4/2026), dengan tema “Kapan Tuhan Bertindak Menolong ataupun Memperbaiki Kita”.
Ibadah dipimpin oleh Sarah Endang dari Bidang Urusan Agama Kristen yang dalam khotbahnya menekankan pentingnya penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan.
Menurut Sarah, sering kali manusia merasa mampu mengatasi persoalan sendiri sehingga lupa melibatkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kadang-kadang Tuhan belum bertindak karena kita merasa diri masih penuh, masih merasa mampu dan kuat. Tuhan akan bekerja ketika kita mau mengosongkan diri dan berserah kepada-Nya,” ujarnya.
Ia mengutip Mazmur 37 ayat 5 yang mengajarkan agar setiap orang menyerahkan hidup kepada Tuhan dan percaya sepenuhnya kepada-Nya.
Sarah menjelaskan bahwa sikap berserah bukan hanya sebatas ucapan, melainkan diwujudkan dengan kepercayaan penuh tanpa terus-menerus dikuasai rasa khawatir.
“Berserah dan percaya harus berjalan bersama. Jangan hari ini menyerahkan pergumulan kepada Tuhan, tetapi besok kembali dipenuhi kekhawatiran,” katanya.
Dalam ibadah tersebut, ASN juga diingatkan untuk tidak hanya mengandalkan pemikiran sendiri ketika menghadapi persoalan pekerjaan, keluarga, maupun pengambilan keputusan penting.
Ia mengutip Amsal 3 ayat 5 hingga 6 tentang pentingnya mengakui Tuhan dalam setiap langkah kehidupan agar diberikan jalan yang benar.
Menurut Sarah, kehidupan rohani yang dijaga melalui doa, iman, dan ketekunan akan membantu seseorang tetap kuat dalam menghadapi tantangan pelayanan maupun kehidupan pribadi.
Ia juga mengajak ASN menjaga kerendahan hati dan meninggalkan kesombongan agar hati lebih terbuka menerima tuntunan Tuhan.
“Ketika kita memberi ruang bagi Tuhan bekerja dalam hidup, maka pemeliharaan dan pertolongan-Nya akan nyata pada waktu yang tepat,” ujarnya.
Ibadah oikumene rutin tersebut menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Papua guna memperkuat integritas, semangat pelayanan, dan kehidupan iman ASN.(Rilis)









