Jayapura, Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, menekankan pentingnya disiplin kinerja serta kesiapan administrasi bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerjanya.
Arahan tersebut disampaikan Klemens saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Papua, Senin (30/3/2026). Ia menegaskan, disiplin harus menjadi kesadaran kolektif yang tumbuh dari dalam diri setiap pegawai, bukan sekadar pemenuhan absensi.
“Kita mulai kembali ritme kerja dengan penuh tanggung jawab. Disiplin harus menjadi kesadaran bersama, tidak perlu lagi diingatkan berulang-ulang, termasuk dalam hal kehadiran dan pelaporan,” tegas Klemens.
Persiapan Menghadapi Audit
Salah satu poin krusial yang ditekankan Klemens adalah kesiapan seluruh unit kerja, mulai dari tingkat Kanwil hingga satuan kerja madrasah dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, dalam menghadapi audit dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag.
Ia meminta agar seluruh dokumen pertanggungjawaban tahun sebelumnya disiapkan dengan akurat dan rapi. Klemens mewanti-wanti agar tidak terjadi perbedaan data antara unit pusat dan daerah, karena hal tersebut akan memengaruhi penilaian kinerja serta integritas lembaga.
“Seluruh dokumen harus disiapkan dengan baik. Jangan sampai ada perbedaan data antara Kanwil dan Kankemenag. Jawaban harus satu, data harus akurat,” ujar Klemens. Ia juga mengingatkan jajarannya untuk menjunjung tinggi kejujuran dan tidak memaksakan data yang tidak sesuai fakta.
Percepatan Realisasi Program
Selain aspek administratif, Kakanwil menyoroti pentingnya percepatan realisasi program kerja, khususnya yang berkaitan dengan bantuan sosial keagamaan. Ia meminta seluruh bidang dan koordinator segera menjalankan program yang anggarannya telah tersedia.
“Kalau anggaran sudah siap, segera dijalankan. Jangan sampai terlambat dan akhirnya ditarik kembali. Ini menjadi kerugian bagi kita semua,” tegasnya.
Penataan Struktur Organisasi Baru
Dalam kesempatan tersebut, Klemens juga menyinggung dinamika organisasi terkait pembentukan struktur baru di Provinsi Papua Tengah. Ia meminta para ASN yang memenuhi syarat kepangkatan untuk bersiap menghadapi potensi mutasi atau penugasan di wilayah baru tersebut.
Menurutnya, perpindahan tugas merupakan bagian dari dinamika pengembangan karier yang harus dihadapi dengan keberanian. “Relokasi adalah bagian dari dinamika organisasi. Harus ada kesiapan dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman demi pengembangan karier dan penguatan kelembagaan,” pungkasnya.
Apel pagi tersebut ditutup dengan penekanan pada pentingnya menjaga keamanan lingkungan kantor, termasuk prosedur penerimaan tamu guna memastikan kenyamanan serta ketertiban di lingkungan kerja Kanwil Kemenag Papua.(Rilis)









