Kanwil Kemenag Papua: Pancasila jadi fondasi perdamaian dunia

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi pemersatu internal bangsa, tetapi juga relevan menjadi fondasi dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Papua Gatut Aryoko saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Jayapura, Senin,(1/6/2026).

“Tema peringatan tahun ini, ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’, menawarkan nilai-nilai universal yang melampaui batas nasional untuk menciptakan ketertiban global,” kata Gatut Aryoko yang bertindak memimpin upacara mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua.

Gatut menjelaskan bahwa di tengah ketidakpastian global, mulai dari dinamika geopolitik, konflik internasional, hingga disrupsi teknologi, Pancasila terbukti tangguh sebagai bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa. Ketangguhan ini tecermin dari kemampuan Indonesia menjaga persatuan dalam bingkai NKRI di tengah keberagaman ratusan etnis dan belasan ribu pulau.

Baca Juga :  Sinergitas BPJPH dan DWP Kemenag berikan edukasi Halal bagi UMKM Papua

Menurut dia, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional yang diamanatkan oleh Pembukaan UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen diplomasi yang kuat untuk menjembatani perbedaan di berbagai belahan dunia.

“Kontribusi ini diwujudkan secara nyata melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan PBB, peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa bagi Indonesia, perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan nyata bagi seluruh umat manusia. Oleh karena itu, Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus dijadikan momentum refleksi, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Baca Juga :  Perkuat Kerukunan, Kemenag Papua Sosialisasi Early Warning System untuk Tokoh Lintas Agama di Jayawijaya

Melalui momentum tersebut, Kanwil Kemenag Papua juga mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik.

Gatut meminta ASN memastikan pelayanan yang diberikan memenuhi rasa keadilan masyarakat, menjamin hak-hak rakyat, serta tidak membiarkan ada warga negara yang merasa ditinggalkan.

Di akhir amanat, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda di Papua, untuk terus memperkuat toleransi, menjaga persatuan, serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam keutuhan bangsa.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Kanwil Kemenag Papua tersebut berlangsung khidmat dengan diikuti oleh para pejabat administrator, pejabat fungsional, serta seluruh pegawai ASN dan non-ASN di lingkungan kantor wilayah setempat.(Rilis)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya