Teror Berdarah di Yahukimo, Ondofolo Yoka Minta Pelaku Penembakan Diproses Hukum

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com– Ondofolo Kampung Yoka, David Riki Mebri, mengecam keras aksi penembakan yang menewaskan tiga warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ia menilai tindakan tersebut merupakan perbuatan tidak berperikemanusiaan yang telah merenggut nyawa warga tak bersalah serta mencederai upaya menjaga kedamaian di Tanah Papua.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo. Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia akibat aksi penembakan yang diklaim dilakukan kelompok TPNPB-OPM pimpinan Kopitua Heluka.

David mengatakan duka yang dirasakan keluarga korban juga menjadi duka seluruh masyarakat Papua. Menurutnya, tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik apa pun.

Baca Juga :  Pelepasan Jemaah Haji Papua 2026 Jadi Momen Bersejarah Sinergi Kemenag dan Kemenhaj

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Tiga warga sipil telah kehilangan nyawa akibat aksi kekerasan yang tidak dapat dibenarkan. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar David Riki Mebri di Jayapura, Rabu (29/7/2026).

Ia menegaskan bahwa aksi penembakan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menciptakan rasa takut di tengah masyarakat serta mengganggu stabilitas keamanan yang selama ini terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat Papua.

“Aksi seperti ini hanya membawa penderitaan bagi rakyat. Masyarakat Papua membutuhkan kedamaian, bukan kekerasan. Karena itu kami mengecam keras penembakan terhadap warga sipil yang tidak bersalah,” tegasnya.

Baca Juga :  Kejar Predikat Bebas Korupsi, Kanwil Kemenag Papua Evaluasi Kinerja Tim PMPZI

David juga meminta aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku. Menurutnya, langkah tegas dan profesional diperlukan untuk memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban sekaligus menjamin keamanan masyarakat.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang pascainsiden tersebut. Warga diminta tetap menjaga persatuan, memperkuat solidaritas antarsesama, dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif di Papua.

“Jangan biarkan aksi kekerasan memecah persaudaraan yang selama ini kita bangun. Mari bersatu menjaga keamanan, menghormati nilai kemanusiaan, dan mewujudkan Papua yang damai untuk generasi mendatang,” pungkasnya.(Redaksi)

Berita Terkait

Ondofolo Yoka Ingatkan Warga Jaga Tanah Adat, Jangan Terlibat Aksi KNPB 3 Agustus
Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional
Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan
Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:21 WIB

Teror Berdarah di Yahukimo, Ondofolo Yoka Minta Pelaku Penembakan Diproses Hukum

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:16 WIB

Ondofolo Yoka Ingatkan Warga Jaga Tanah Adat, Jangan Terlibat Aksi KNPB 3 Agustus

Senin, 27 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya