JAYAPURA — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua terus memperkuat pembinaan karakter aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan pengajian rutin yang digelar di Musala Al-Ikhlas Kanwil Kemenag Papua, Jayapura.
Kegiatan yang diikuti pejabat dan pegawai muslim di lingkungan Kanwil Kemenag Papua tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keseimbangan antara profesionalisme kerja dan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua Gatut Aryoko bersama Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Muslimin Yelipele turut hadir dalam kegiatan yang menghadirkan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Ustaz Samudin Ibnul Hakim, sebagai penceramah.
Dalam tausiyahnya, Samudin menekankan pentingnya menjaga orientasi hidup agar tidak semata-mata terfokus pada pencapaian duniawi. Menurut dia, pekerjaan dan jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia mengatakan keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari capaian materi maupun posisi yang dimiliki, tetapi juga dari sejauh mana pekerjaan tersebut membawa kebermanfaatan serta keberkahan dalam kehidupan.
“Sering kali seseorang begitu sibuk mengejar target pekerjaan hingga melupakan kewajiban spiritualnya. Padahal, keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat menjadi kunci untuk memperoleh ketenangan dan keberkahan hidup,” ujarnya.
Menurut dia, setiap ASN perlu membangun kesadaran bahwa tugas yang dijalankan sehari-hari merupakan bentuk pengabdian yang bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang benar, jujur, dan penuh tanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Samudin juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, menjauhi perilaku yang merugikan orang lain, serta membangun lingkungan kerja yang sehat dan harmonis.
Selain itu, ia mengajak para pegawai untuk senantiasa bersyukur atas setiap nikmat yang diterima serta menjaga hubungan baik dengan sesama sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sikap saling menghormati, memperkuat silaturahmi, dan memberikan manfaat kepada orang lain merupakan indikator kehidupan yang dipenuhi keberkahan.
“Kehidupan yang baik bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada orang lain. Ketika pekerjaan dijalankan dengan penuh keikhlasan, maka di situlah keberkahan akan hadir,” katanya.
Melalui kegiatan pengajian rutin tersebut, Kanwil Kemenag Papua berharap ASN tidak hanya memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas birokrasi, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Rilis)









