JAYAPURA,Papuaterdepan.com– Kafilah Kota Jayapura kembali menunjukkan dominasinya pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua 2026. Bertanding di Sentani, Kabupaten Jayapura, 13–19 Juli 2026, kontingen Kota Jayapura sukses mempertahankan gelar juara umum dengan mengoleksi 30 prestasi.
Dari total tersebut, sebanyak **24 merupakan juara pertama atau medali emas**, lima juara kedua dan satu juara ketiga.
Keberhasilan itu mendapat sambutan dari Pemerintah Kota Jayapura dan Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura dalam acara penarikan Kafilah Kota Jayapura yang digelar di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (21/7/2026).
Kafilah Kota Jayapura dalam ajang tersebut berjumlah 56 orang yang terdiri atas peserta, pelatih dan official.
Kepala Kantor Kemenag Kota Jayapura, Ani Matdoan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pembina yang telah bekerja keras selama mengikuti kompetisi.
Menurut Ani, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum menjadi bukti bahwa pembinaan bidang keagamaan di Kota Jayapura terus berjalan dan menghasilkan prestasi.
Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai keberhasilan dalam satu ajang, tetapi menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pembinaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengaku bangga atas pencapaian yang diraih para peserta. Ia menyebut prestasi tersebut sekaligus menunjukkan potensi generasi muda Kota Jayapura dalam bidang keagamaan.
Namun, Abisai meminta para juara tidak terlena dengan keberhasilan di tingkat provinsi. Tantangan berikutnya adalah membawa nama Papua pada kompetisi tingkat nasional.
“Dengan keberhasilan ini, kita tidak boleh membesarkan diri, tetapi harus terus membangun kebersamaan dan belajar,” katanya.
Ia berharap para peserta yang akan memperkuat kontingen Papua di tingkat nasional dapat kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah.
Disiapkan Menuju MTQ Nasional
Para peserta Kota Jayapura yang berhasil meraih juara pertama akan menjadi bagian dari persiapan kontingen Papua menghadapi MTQ tingkat nasional.
Pemerintah Kota Jayapura bersama Kemenag berkomitmen memberikan dukungan terhadap proses pembinaan, termasuk meningkatkan kemampuan peserta melalui latihan dan persiapan yang lebih matang.
Abisai juga menekankan pentingnya menjaga sinergi antara pemerintah, Kemenag, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), pelatih, official, dan para peserta.
Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci untuk mempertahankan prestasi sekaligus melahirkan lebih banyak generasi muda berprestasi di bidang keagamaan.
Dengan raihan 24 emas, lima perak dan satu perunggu, Kota Jayapura kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kekuatan pembinaan MTQ yang diperhitungkan di Papua.(Rilis)









