BAZNAS RI dan Pemprov Papua Perkuat Kolaborasi, Dorong Optimalisasi Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Upaya memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat terus didorong di Papua. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menjalin komunikasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Papua guna memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, bersama jajaran dengan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, di Jayapura, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan itu membahas berbagai langkah penguatan tata kelola zakat di Papua, termasuk peningkatan penghimpunan dana umat, penguatan kelembagaan BAZNAS daerah, hingga optimalisasi program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.

Rizaludin Kurniawan menjelaskan bahwa BAZNAS sebagai lembaga resmi negara memiliki mandat untuk mengoordinasikan pengelolaan zakat secara nasional agar berjalan profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai sangat penting untuk memperluas jangkauan manfaat zakat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Muhammad Taufiq Terpilih Aklamasi sebagai Ketua HIPMI Kota Jayapura 2025-2028

Menurutnya, potensi zakat di Papua memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber pendanaan sosial yang mampu membantu mengatasi berbagai persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pengelolaan zakat semakin kuat dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS RI juga menekankan pentingnya membangun sistem pengelolaan zakat yang terintegrasi, mulai dari proses penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan yang akuntabel. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi.

Selain itu, zakat juga diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan melalui berbagai program produktif bagi mustahik.

Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menyambut baik langkah penguatan sinergi tersebut dan mendukung berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana sosial keagamaan yang lebih optimal.

Baca Juga :  Kemenag Merauke Ditingkatkan, Program Zakat dan Wakaf Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat

BAZNAS RI berharap kepengurusan dan pengelolaan zakat di Papua dapat terus berkembang sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi kesenjangan sosial serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Turut hadir dalam audiensi tersebut sejumlah pejabat pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, di antaranya Kepala Biro Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Herman ICK, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Iman Djuniawal, Kepala Bagian Pertimbangan dan Rekomendasi Area II Romidi Karnawan, serta Pembimbing Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Rita Wahyuningsih.

Melalui kerja sama yang semakin erat antara BAZNAS dan Pemerintah Provinsi Papua, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih.(Rilis)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya