Tokoh Gereja Papua Ajak Mahasiswa Kedepankan Dialog, Hentikan Aksi Demo yang Ganggu Aktivitas Warga Jayapura

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Seruan menjaga kedamaian di Tanah Papua kembali disampaikan tokoh agama. Sekretaris Umum Sinode Kingmi Seluruh Indonesia, Pendeta Yones Wenda, meminta mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk lebih mengutamakan dialog serta cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi.

Pdt. Yones menyampaikan imbauan tersebut di Jayapura, Jumat (10/7/2026), menyikapi sejumlah rencana aksi demonstrasi yang akan berlangsung di Kota Jayapura. Ia menilai aksi unjuk rasa yang dilakukan berulang kali dapat membawa dampak luas terhadap masyarakat, terutama terhadap aktivitas pendidikan dan perekonomian.

Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi penerus Papua memiliki peran penting dalam membangun daerah. Karena itu, energi dan waktu yang dimiliki sebaiknya diarahkan untuk kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi masa depan.

“Adik-adik mahasiswa, lebih baik kita pikirkan bagaimana membangun Papua ini. Jangan sampai kegiatan yang dilakukan justru merugikan diri sendiri dan masyarakat lainnya,” ujar Pdt. Yones.

Baca Juga :  Irjen Kemenag Faisal tinjau MIN Keerom Papua

Ia menjelaskan, ketika aksi demonstrasi berlangsung dan mengganggu aktivitas umum, masyarakat kecil menjadi salah satu pihak yang paling merasakan dampaknya. Pedagang, pekerja, pelajar, hingga pengguna jalan dapat mengalami kesulitan akibat terganggunya mobilitas dan kegiatan sehari-hari.

Selain sektor ekonomi, Pdt. Yones juga menyoroti dampak terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, proses belajar mengajar harus tetap menjadi perhatian utama karena pendidikan merupakan kunci bagi kemajuan generasi muda Papua.

Ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi tetap merupakan hak masyarakat, namun harus dilakukan secara bertanggung jawab dengan memperhatikan kepentingan bersama.

“Aspirasi boleh disampaikan, tetapi mari gunakan cara yang baik, melalui komunikasi, dialog, dan jalur yang sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Sebagai tokoh agama, Pdt. Yones mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana aman dan nyaman di Papua. Ia menilai kondisi keamanan yang stabil menjadi modal penting agar pembangunan dan aktivitas ekonomi dapat terus berjalan.

Baca Juga :  SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

“Saya sebagai tokoh agama meminta kepada adik-adik yang sering melakukan aksi demo, lebih baik dihentikan karena tidak ada keuntungan yang didapat apabila masyarakat ikut terdampak,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Tanah Papua. Dengan kondisi yang aman, masyarakat dapat bekerja dengan tenang, anak-anak dapat belajar dengan baik, dan pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga Papua tetap aman. Kalau Papua aman, ekonomi bisa berjalan, mahasiswa bisa kuliah, dan pelajar bisa sekolah dengan baik,” pungkasnya.(Rilis)

Berita Terkait

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087
Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya