Bidang Pendis Kemenag Papua Sosialisasi Juknis Ijazah Madrasah Digital Secara Daring

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan.com,Jayapura,-Bidang Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Penerbitan Ijazah Madrasah Tahun Ajaran 2024/2025 secara daring pada Rabu, (18/06/2025).

Sosialisasi ini menandai peralihan sistem penerbitan ijazah dari manual ke digital di seluruh madrasah se-Papua.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendis Kanwil Kemenag Papua, Hamzah, yang menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan dalam pencetakan ijazah dan meningkatkan efisiensi administrasi.

“Tahun ini penerbitan ijazah tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan melalui sistem digital. Ini menjadi langkah awal transformasi digital pendidikan di madrasah,” ujar Hamzah dalam sambutannya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenag Papua Perkuat Komitmen Rencana Aksi 2026 dalam Pencegahan Pornografi

Sosialisasi dilakukan melalui aplikasi Zoom Meeting dan diikuti oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag kabupaten/kota, operator EMIS, dan pengelola ijazah madrasah se-Provinsi Papua.

Digitalisasi penerbitan ijazah merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai bagian dari program Asta Protas Kemenag RI, khususnya pada pilar transformasi digital pendidikan.

Ketua Tim Kurikulum Evaluasi dan Kesiswaan Madrasah Bidang Pendis Kanwil Kemenag Papua, Fatmawati Abbas, menambahkan sebanyak 5.262 ijazah dan transkrip nilai telah didistribusikan ke Kemenag kabupaten/kota di Papua. Rinciannya meliputi:

Baca Juga :  Puluhan Siswa dan Mahasiswa Katolik di Papua Jadi Sampel Survei Indeks Keberagamaan

Raudhatul Athfal (RA): 1.037 ijazah

Madrasah Ibtidaiyah (MI): 1.928 ijazah

Madrasah Tsanawiyah (MTs): 1.842 ijazah

Madrasah Aliyah (MA): 455 ijazah

Hamzah juga mengimbau agar seluruh operator ijazah mendapatkan pendampingan langsung dari pengurus madrasah dan Kepala Seksi Pendidikan Islam di wilayah masing-masing agar pelaksanaan sesuai juknis.

“Kami minta Kepala Seksi dan pengurus madrasah aktif membimbing para operator agar tidak terjadi kekeliruan,” tegasnya.

Dengan penerapan digitalisasi ini, Kemenag Papua berharap proses penerbitan ijazah di madrasah berjalan lebih cepat, rapi, dan akurat sesuai ketentuan nasional.**(Rilis)

Berita Terkait

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087
Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya