Doa Lintas Agama di Papua, Kemenag Ajak ASN Rawat Persatuan

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Papua untuk memperkuat doa dan menjaga kebersamaan dalam menghadapi dinamika kebangsaan.

Hal itu disampaikan Klemens saat memberikan arahan dalam doa bersama yang digelar di Aula Sasana Krida Kanwil Kemenag Papua, Kamis (4/9/2025).

“Walaupun kita memiliki angkatan bersenjata, polisi, dan strategi, manusia tetap memiliki keterbatasan. Hanya dengan doa, kita yakin Tuhan akan hadir dengan cara-Nya untuk melindungi bangsa ini,” ujar Klemens.

Baca Juga :  Gereja Dinilai Punya Peran Besar Jaga Papua Tetap Damai, Kemenag Dorong Sinergi Diperkuat

Ia menjelaskan doa bersama ini merupakan bagian dari instruksi nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Namun, dengan mempertimbangkan kondisi sosial kemasyarakatan, Papua melaksanakannya lebih awal.

Menurut Klemens, doa menjadi kekuatan moral penting terutama setelah adanya demonstrasi yang menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Ia berharap doa bersama dapat mempererat kebersamaan, menumbuhkan toleransi, dan menghadirkan kedamaian di Tanah Papua.

Baca Juga :  Kemenag Papua Himpun Rp 150 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut

“Kita ingin Papua benar-benar menjadi tanah damai. Jika Papua damai, maka kedamaian itu dapat kita sumbangkan untuk Indonesia,” katanya.

Doa bersama tersebut dipimpin oleh tokoh lintas agama, antara lain Ustaz Hj. Taufik Baitulrohman (Islam), Pdt. Naomi Kallo (Kristen Protestan), Fransiscus Lesomar (Katolik), Romo Pubbakusalo (Buddha), dan Pinandita I Wayan Wira Adnyana (Hindu).

Kegiatan ini dihadiri pejabat administrator, ASN PNS dan PPPK, serta pegawai non-PNS di lingkungan Kanwil Kemenag Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi
Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru
Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan
PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai
PPSN VI Malang, Kakanwil Kemenag Papua Dorong Santri Jadi Duta Kemanusiaan dan Lingkungan
Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga
BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:51 WIB

Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:05 WIB

PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya