Dukung Program “Papua Cerdas”, Kemenag Apresiasi Penyaluran 370 Beasiswa BAZNAS di Jayapura

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh upaya peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Cenderawasih.

Dukungan ini diwujudkan melalui kehadiran Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Papua, Dwiharjanto, yang mewakili Kakanwil dalam acara Penyerahan Bantuan Beasiswa Pendidikan Tahap I Tahun 2026 oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua.

Kegiatan yang dipusatkan di Asrama Haji Kotaraja, Kota Jayapura, pada Kamis (12/2/2026) ini menyasar 370 peserta didik dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SDLB, SMP/MTs, SMPLB, hingga SMA/SMK/MA.

Inklusif Tanpa Membedakan Latar Belakang Agama

Ketua BAZNAS Provinsi Papua, Ir. H. Merza Edy Nadzari, menjelaskan bahwa penyaluran beasiswa ini merupakan pengejawantahan dari Program “Papua Cerdas”. Program ini dirancang khusus sebagai intervensi nyata untuk memastikan tidak ada anak Papua yang terpaksa putus sekolah karena kendala finansial.

“Kami berkomitmen membantu masyarakat agar anak-anak generasi muda Papua dapat mengakses pendidikan yang berkualitas. Pendidikan adalah fondasi utama dalam memutus rantai kemiskinan,” ujar Merza di hadapan para siswa, perwakilan sekolah, serta jajaran Forkopimda.

Baca Juga :  IPARI Papua Diminta Hadirkan Program yang Menyentuh Langsung Masyarakat

Menariknya, Merza menegaskan bahwa bantuan pendidikan dari BAZNAS ini bersifat inklusif. Siswa Muslim maupun non-Muslim memiliki kesempatan yang sama untuk menerima bantuan, asalkan memenuhi kriteria kurang mampu dan menunjukkan prestasi akademik.

Dana beasiswa tersebut tidak diberikan tunai kepada siswa, melainkan disalurkan langsung kepada pihak sekolah untuk mengkover kebutuhan satu semester. Dana ini dikelola untuk biaya sekolah, buku pelajaran, hingga perlengkapan seragam.

Zakat Sebagai Instrumen Pengentasan Kemiskinan

Menanggapi langkah progresif BAZNAS, Plt. Kabag TU Kanwil Kemenag Papua, Dwiharjanto, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai BAZNAS telah membuktikan diri sebagai lembaga yang konsisten mengelola dana umat untuk program-program produktif.

“Ini adalah bukti nyata kepedulian terhadap masa depan generasi Papua. Zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan instrumen sosial-ekonomi yang sangat strategis dalam pengentasan kemiskinan,” kata Dwiharjanto.

Baca Juga :  Tanah Wakaf Masjid di Walesi Jayawijaya Didorong Segera Bersertifikat

Dalam kesempatan tersebut, Dwiharjanto juga mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beragama Islam serta masyarakat luas untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, agar penyalurannya lebih transparan, terarah, dan profesional dalam bingkai NKRI.

Pemkot Jayapura Siap Kawal Bantuan

Dukungan serupa juga datang dari Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi inisiatif BAZNAS yang dinilai sejalan dengan visi pembangunan SDM di daerahnya.

“Ini momentum memperkuat komitmen membangun SDM Papua. Namun, yang tidak kalah penting adalah evaluasi dan monitoring berkala agar program bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Rustan.

Ia memastikan bahwa Pemkot Jayapura, melalui Dinas Pendidikan, siap berkolaborasi erat dengan BAZNAS dan sekolah-sekolah penerima untuk memastikan setiap rupiah dari dana umat tersebut memberikan manfaat optimal bagi masa depan anak-anak Jayapura.(Rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya