Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Pemerintah Provinsi Papua bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di Tanah Papua. Upaya tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua.

Gubernur Papua menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan sosial dan mendukung percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, Papua yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang agama, suku, dan budaya yang beragam membutuhkan komitmen bersama dalam merawat toleransi.

“Papua adalah rumah bersama bagi seluruh umat beragama. Kerukunan dan toleransi menjadi modal sosial yang sangat penting untuk menjaga keamanan, persatuan, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Gubernur Papua di Jayapura, sabtu (3/1/2026)

Baca Juga :  Mulai 2026, Pembayaran Gaji ASN Kemenag Papua Dipusatkan di Kanwil

Sejalan dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Klemens Taran, menyatakan bahwa Kemenag Papua berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam memperkuat moderasi beragama dan meningkatkan indeks kerukunan umat beragama.

Ia menjelaskan, Kemenag Papua secara konsisten mendorong dialog lintas iman, memperkuat peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta melakukan pembinaan umat melalui pendekatan persuasif dan edukatif.

“Kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh tokoh agama dan masyarakat. Nilai-nilai moderasi beragama perlu terus diperkuat agar perbedaan menjadi kekuatan, bukan sumber konflik,” kata Klemens.

Menurutnya, Papua selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, Kemenag, tokoh agama, dan tokoh adat, kualitas kerukunan di Papua diyakini akan terus meningkat.

Baca Juga :  Jelang Puncak HAB Ke-80, Jajaran Kemenag Papua Ziarah ke TMP Kusuma Trikora

Gubernur Papua juga mengapresiasi peran aktif Kemenag dan para pemuka agama dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Papua yang aman dan damai.

Sebagai informasi, Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Papua pada tahun 2025 tercatat mencapai angka 80,98, menempatkan Papua pada peringkat ke-12 secara nasional. Capaian tersebut menunjukkan kondisi kerukunan antarumat beragama di Papua berada dalam kategori baik dan terus mengalami penguatan.(Redaksi)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura
Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun
BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045
Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS
Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI
Pererat Silaturahmi, Kanwil Kemenag Papua Gelar Doa Bersama dan Bahas Halalbihalal
Sertijab Ketua STAKPN Sentani, Kakanwil Kemenag Papua: Layanan Pendidikan Harus Akuntabel
Disiplin ASN dan Kesiapan Audit Jadi Fokus Apel Pagi Kemenag Papua

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura

Kamis, 16 April 2026 - 08:09 WIB

Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun

Selasa, 14 April 2026 - 07:45 WIB

BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:03 WIB

Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:53 WIB

Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya