JAYAPURA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, resmi melantik dan mengambil sumpah dua pejabat administrator di lingkungan kerjanya, Jumat (7/11/2025). Pelantikan yang digelar di Aula Sasana Krida ini bertujuan untuk mengisi kekosongan jabatan strategis di tingkat kabupaten.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI, dua pejabat yang dilantik adalah:
Robert Wopairi, sebelumnya menjabat Kasubbag Tata Usaha Kemenag Nabire, dipromosikan menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nabire.
Alowisius Auwe, sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kemenag Dogiyai, dimutasi menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Paniai.
Reaktualisasi dan Profesionalitas
Dalam arahannya, Klemens Taran menegaskan bahwa rotasi dan promosi adalah hal lumrah dalam birokrasi sebagai upaya “reaktualisasi” instansi. Langkah ini diambil untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif dan pelayanan publik tetap prima.
“Mutasi dan pelantikan adalah bentuk pembaruan serta kesempatan promosi bagi pegawai yang kompeten. Di Nabire, jabatan kepala kantor sudah cukup lama diisi pelaksana tugas (Plt), sehingga hari ini kami definitifkan. Sedangkan di Paniai, pejabat lama telah memasuki masa pensiun,” jelas Klemens.
Klemens juga menekankan bahwa proses penunjukan pejabat kini dilakukan lebih ketat melalui mekanisme asesmen kompetensi. Hal ini dilakukan untuk menjaga profesionalitas dan integritas kepemimpinan di Kemenag Papua.
“Penunjukan kepala kantor harus melalui asesmen. Ini komitmen kami. Dari dua pejabat yang dilantik, satu sudah mengikuti asesmen dan satu lagi segera menyusul,” tambahnya.
Target Selanjutnya: Sarmi dan Mamberamo Tengah
Selain Nabire dan Paniai, Kakanwil mengungkapkan masih ada beberapa kursi pimpinan di daerah yang kosong, seperti di Kabupaten Mamberamo Tengah dan Kabupaten Sarmi. Kekosongan ini terjadi akibat pensiun dan mutasi pejabat sebelumnya.
“Proses pengisian untuk daerah lain yang masih kosong sedang berjalan dan akan segera kami selesaikan,” tegasnya.(Rilis)








