Kemenag siapkan bus dengan spesikasi khusus bagi Jamaah Haji

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan.com, Madinah,- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi siapkan bus dengan spesikasi khusus.

Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis M Hanafi mengatakan, bus dengan spek khusus disiapkan untuk memberikan kenyamanan jemaah.
“Perjalanan Madinah ke Makkah cukup jauh, sekitar lima jam. Untuk kenyamanan jemaah, kita siapkan bus dengan spesifikasi khusus,’ jelas Muchlis M Hanafi usai menyambut kedatangan jemaah di Makkah, Sabtu (10/5/2025).

“Usia bus antarkota yang digunakan maksimal lima tahun,” sambungnya.
Menurut Muchlis, pihaknya telah berkontrak dengan 12 perusahaan otobus di Arab Saudi. Sesuai kontrak, setiap bus maksimal membawa 42 jemaah.

“Bus dilengkapi Air Conditioner (AC) yang berfungsi dengan baik. Ada tombol manual darurat pembuka pintu. Untuk mumudahkan pemantauan, bus dilengkapi Global Positioning System (GPS),” paparnya.

Baca Juga :  Kemenag ingatkan Jamaah Haji simpan alamat hotel dan Pemondokan selama di Arab Saudi

“GPS ini dapat diakses oleh petugas. Sistem pelaporan dan monitoring menggunakan aplikasi,” sambungnya.

Muchlis M Hanafi menambahkan, layanan transportasi bersifat inklusif. Layanan bus antarkota memperhatikan jemaah berkebutuhan khusus, lansia, dan penyandang disabilitas.

“Bus dilengkapi kotak kesehatan dan obat-obatan, toilet, cooler boxes, dan air minum 330 ml per jemaah,” papar Muchlis.

“Bus standby di depan hotel paling lambat satu jam sebelum keberangkatan jemaah dalam kondisi bersih dan siap jalan,” sambungnya.

Baca Juga :  Dua Kloter Jamah Haji Asal Surabaya Tertunda Terbang alasan Keamaan Jalur Udara

Ketua PPIH Arab Saudi mengingatkan bahwa layanan ini sudah termasuk dalam unsur pembiayaan pada Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Para supir sudah dibayar sehingga jemaah tidak perlu memberikan tips.

“Tidak ada uang tips, baksyis, apalagi pungutan liar,” pungkasnya.**(Rilis)

Berita Terkait

Ketua Klasis Port Numbay Dorong Penguatan Kemandirian Gereja dan Kepedulian Sosial di Tahun 2026
Kakanwil Kemenag Papua: Guru adalah Pilar Pendidikan yang Tak Tergantikan
BMP Papua gelar diskusi 4 Pilar Kebangsaan perkuat semangat nasionalisme pemuda
Kampung Skouw Mabo Gelar Sosialisasi Kebangsaan, Warga Antusias Terima Bantuan Presiden
Ondoafi Skouw Sae Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan
Pendeta MPA Mauri Serukan Persaudaraan dan Tolak Aksi yang Ganggu Kamtibmas
Perkuat Persatuan, Kepala Suku Sibi Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Kayo Pulau
BMP dan Masyarakat Adat Nafri Galang Persatuan Lewat Sosialisasi Kebangsaan

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:23 WIB

Ketua Klasis Port Numbay Dorong Penguatan Kemandirian Gereja dan Kepedulian Sosial di Tahun 2026

Selasa, 25 November 2025 - 09:32 WIB

Kakanwil Kemenag Papua: Guru adalah Pilar Pendidikan yang Tak Tergantikan

Senin, 10 November 2025 - 16:18 WIB

BMP Papua gelar diskusi 4 Pilar Kebangsaan perkuat semangat nasionalisme pemuda

Jumat, 7 November 2025 - 15:57 WIB

Kampung Skouw Mabo Gelar Sosialisasi Kebangsaan, Warga Antusias Terima Bantuan Presiden

Jumat, 7 November 2025 - 15:11 WIB

Ondoafi Skouw Sae Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya