Jelang Rakernas, Kemenag Papua Siap Terjemahkan “Bahasa Agama” untuk Pelestarian Alam

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, mengikuti Breakfast Meeting strategis yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI secara daring dari Jayapura, Selasa (2/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama menekankan urgensi penguatan program Ekoteologi—pendekatan pelestarian lingkungan melalui perspektif nilai-nilai keagamaan—sebagai prioritas nasional 2025–2029.

Menanggapi arahan pusat, Kakanwil Klemens Taran menegaskan kesiapannya untuk menerjemahkan kebijakan tersebut ke dalam aksi nyata di Bumi Cenderawasih. Menurutnya, rentetan bencana ekologis yang terjadi belakangan ini harus menjadi peringatan keras bagi umat beragama.

“Isu lingkungan tidak boleh dipandang sebelah mata. Karena itu, seluruh satuan kerja Kemenag diminta menjadikannya sebagai fokus gerakan bersama,” tegas Klemens usai pertemuan.

Baca Juga :  120.067 Guru dan Pengawas PAI Sekolah bakal CairTunjangan Profesi Sebelum Lebaran

Aksi Nyata: Bersih Sungai hingga Tanam Pohon

Klemens menjelaskan, instruksi Menag sangat jelas: Kemenag harus memiliki praktik baik (best practice) yang berdampak langsung. Di Papua, hal ini akan diwujudkan melalui kegiatan konkret yang melibatkan tokoh agama dan masyarakat.

“Praktik baik tersebut akan kami terjemahkan ke dalam aksi nyata di daerah, seperti menanam pohon, membersihkan rumah ibadah, menjaga kebersihan sungai, dan berbagai bentuk kepedulian sosial-lingkungan lainnya,” jelasnya.

Menag sendiri dalam arahannya menyebut bahwa tanpa “bahasa agama”, kesadaran ekologis sulit berkembang secara masif di masyarakat. Oleh karena itu, Kemenag harus menjadi motor penggerak pembaruan ekoteologi di Indonesia.

Baca Juga :  Sambut HAB Ke-80 Tahun 2026, ASN Kemenag Papua Ramaikan Senam "Spesial"

Persiapan Rakernas 2025

Selain isu lingkungan, pertemuan yang turut dihadiri Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Papua, Musa Narwawan, ini juga membahas persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag yang akan digelar pada 10–12 Desember 2025.

Rakernas nanti akan mengusung tema “Mempersiapkan Umat Masa Depan”. Klemens berharap forum tersebut dapat menghadirkan narasumber berkompeten yang mampu menjawab pergumulan umat saat ini.

“Menag meminta adanya penguatan peran Kemenag dalam merespons isu-isu kemanusiaan. Dua hal yang kembali ditekankan ialah penguatan kerukunan (Kurikulum Cinta) dan ekoteologi,” pungkas Klemens.(rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya