Jayapura,papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Papua untuk meninggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas dan mulai membangun budaya kerja yang inovatif, produktif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Klemens saat memimpin apel pagi ASN di halaman Kanwil Kemenag Papua, Senin (20/7/2026). Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini menuntut setiap pegawai mampu menghadirkan perubahan positif melalui ide, kreativitas, dan peningkatan kualitas pelayanan.
“Kita tidak bisa bekerja hanya sebatas menjalankan rutinitas. ASN harus mampu menghadirkan terobosan yang memberi manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan citra institusi,” ujar Klemens.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah instansi pemerintah tidak hanya diukur dari serapan anggaran atau jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan dampak yang dirasakan masyarakat.
Karena itu, setiap unit kerja diminta terus melakukan evaluasi terhadap layanan yang diberikan, termasuk memanfaatkan masukan masyarakat sebagai bahan perbaikan. Klemens menilai partisipasi publik melalui survei kepuasan layanan menjadi instrumen penting dalam mengukur kualitas pelayanan sekaligus memperkuat reformasi birokrasi.
Selain pelayanan, Kakanwil juga menyoroti pentingnya pengelolaan data kepegawaian yang akurat. Ia meminta seluruh ASN lebih aktif memperbarui informasi pribadi melalui Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) agar tidak menimbulkan kendala dalam pengurusan administrasi maupun pengembangan karier di masa mendatang.
Di bidang tata kelola organisasi, Klemens mengingatkan para pejabat dan pengelola program untuk mempercepat penyelesaian kegiatan serta administrasi keuangan. Menurutnya, pengelolaan anggaran yang baik mencerminkan profesionalitas dan akuntabilitas sebuah institusi pemerintah.
“Setiap pekerjaan harus direncanakan dan diselesaikan tepat waktu. Jangan menunggu hingga akhir tahun baru melakukan percepatan karena hal itu berpotensi mengganggu kualitas pelaksanaan program,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Klemens juga memberikan apresiasi kepada sejumlah unit kerja yang terus menghadirkan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Ia mencontohkan berbagai kegiatan pembinaan keagamaan yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang berdampak nyata.
Menurutnya, inovasi tidak selalu membutuhkan anggaran besar, tetapi lahir dari kepedulian dan komitmen ASN dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, seluruh pegawai diingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap aset negara dan keamanan lingkungan kantor. Klemens meminta setiap pegawai turut bertanggung jawab menjaga fasilitas yang ada serta melakukan pengarsipan dokumen secara baik, termasuk dalam bentuk digital.
Menutup arahannya, Kakanwil mengajak seluruh ASN Kanwil Kemenag Papua untuk terus memperkuat integritas, membangun kerja sama tim, serta menjaga semangat melayani sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Kepercayaan masyarakat tidak datang dengan sendirinya. Kepercayaan dibangun melalui pelayanan yang cepat, profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Itu yang harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.(Rilis)









