Jayapura, Papuaterdepan.com – Badan Pengurus Definitif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Papua resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Ballroom Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura. Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat peran organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan, pengawasan sosial, serta menjaga stabilitas daerah.
Kegiatan itu dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua turut hadir melalui Kepala Bagian Tata Usaha, Gatut Aryoko, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran.
Mewakili Pemerintah Provinsi Papua, Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Kebudayaan, Mathias Benoni Mano, mengatakan keberadaan organisasi kemasyarakatan memiliki posisi penting dalam membangun partisipasi publik dan memperkuat kontrol sosial terhadap pelaksanaan pembangunan.
Menurutnya, tantangan pembangunan Papua yang semakin kompleks membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar program-program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Organisasi masyarakat harus menjadi bagian dari solusi. Perannya bukan hanya mengawasi, tetapi juga ikut membangun komunikasi yang sehat serta mendorong terciptanya suasana yang aman dan kondusif bagi pembangunan,” ujarnya.
Mathias menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat untuk mendukung terwujudnya visi Papua CERAH, yakni Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.
Ia berharap kepengurusan baru DPD LIN Papua dapat menjalankan tugas secara profesional serta mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi maupun masukan yang konstruktif.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LIN Republik Indonesia, Muhammad Yusuf, menilai organisasi masyarakat memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini.
Ia mengatakan LIN hadir untuk membangun budaya pengawasan yang positif melalui penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab sesuai koridor hukum yang berlaku.
“LIN harus menjadi organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pengawasan yang dilakukan harus bersifat edukatif, objektif, dan bertujuan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan,” katanya.
Menurut Yusuf, seluruh pengurus yang baru dilantik harus menjaga integritas organisasi, memperkuat kapasitas anggota, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pelantikan DPD LIN Papua juga menjadi ajang konsolidasi organisasi untuk memperkuat jaringan kerja di daerah serta meningkatkan peran masyarakat dalam mengawal pembangunan yang transparan dan akuntabel.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, termasuk Kanwil Kemenag Papua, menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun Papua yang aman, harmonis, dan berdaya saing. Melalui kemitraan yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, berbagai tantangan pembangunan diharapkan dapat dihadapi secara bersama demi kesejahteraan masyarakat Papua.(Rilis)









