Keluarga Dinard Kelnea Serukan Pengawalan Sidang Gugatan Wakil Bupati Nduga

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com– Keluarga besar almarhum Bupati Terpilih Nduga Dinard Ronald Kelnea bersama keluarga Maniap Kogoya meminta masyarakat mengawal proses persidangan gugatan pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga yang akan mulai disidangkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jayapura pada 5 Agustus 2026.

Permintaan tersebut disampaikan setelah PTUN Jayapura menerbitkan undangan sidang perdana atas gugatan yang diajukan terkait proses pengisian kursi Wakil Bupati Nduga yang hingga kini masih menjadi polemik.

Perwakilan keluarga, Isak Telenggen, mengatakan pihak keluarga menyambut baik langkah cepat PTUN Jayapura yang telah menjadwalkan persidangan perkara tersebut. Menurut dia, proses hukum menjadi ruang yang tepat untuk menguji seluruh tahapan dan keputusan yang berkaitan dengan mekanisme pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga.

“Kami bersyukur karena perkara ini akhirnya masuk ke tahap persidangan. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan secara terbuka, objektif, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Nduga,” kata Isak di Jayapura, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong

Ia menjelaskan, keluarga almarhum Dinard Kelnea dan keluarga Maniap Kogoya telah menempuh berbagai langkah selama lebih dari enam bulan untuk memperjuangkan apa yang mereka nilai sebagai hak konstitusional dalam proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga.

Karena itu, lanjut Isak, keluarga memilih menyerahkan seluruh persoalan kepada lembaga peradilan agar diperiksa berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami percaya pengadilan adalah tempat yang tepat untuk mencari keadilan dan kebenaran. Karena itu kami meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Isak juga menyampaikan apresiasi kepada tim kuasa hukum yang selama ini mendampingi keluarga hingga gugatan resmi terdaftar dan memperoleh jadwal sidang. Selain itu, ia berterima kasih kepada keluarga besar yang tersebar di 32 distrik dan 248 kampung di Kabupaten Nduga yang terus memberikan dukungan.

Baca Juga :  DPC BMP-RI Keerom Resmi Dilantik, Didorong Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat Keamanan

Di tengah bergulirnya proses hukum, Isak mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif. Ia meminta keluarga besar dan simpatisan tidak terpancing provokasi maupun informasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Kami mengajak seluruh keluarga dan masyarakat Nduga untuk menahan diri serta mengikuti proses hukum yang sedang berjalan. Mari kita kawal bersama dengan damai dan bermartabat,” katanya.

Gugatan yang diajukan Maniap Kogoya itu akan didampingi tim kuasa hukum yang terdiri atas Aloysius Renwarin, Yohanis Sudiman Bakti, Yosef Elopore, dan Dede G. Pagundun.

Sidang perdana pada 5 Agustus mendatang diperkirakan akan menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan proses pengisian salah satu jabatan strategis di Pemerintah Kabupaten Nduga. Putusan pengadilan nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab berbagai perdebatan yang berkembang di tengah masyarakat mengenai proses pengisian Wakil Bupati Nduga.(Naldo)

Berita Terkait

BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman
Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Dampingi Anak Kampung Sosiri Belajar, Persit Berbagi Perlengkapan Sekolah
Tak Hanya Jaga Keamanan, Prajurit Yonif TP 810/BEM Perkuat Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama
Jaga Rasa Aman Warga, Prajurit Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
LMA dan Yonif TP 910 Rangkul Pemuda Burmeso, Persatuan dan Budaya Jadi Pesan Utama
Barisan Merah Putih Papua Tengah Gaungkan Nasionalisme, Pemuda Nabire Diajak Jangan Lupakan Sejarah
Gelar Seminar Kebangsaan di Nabire, Barisan Merah Putih Ajak Pemuda Rawat Sejarah Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman

Senin, 2 November 2026 - 10:24 WIB

Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan

Senin, 2 November 2026 - 09:36 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Dampingi Anak Kampung Sosiri Belajar, Persit Berbagi Perlengkapan Sekolah

Minggu, 1 November 2026 - 12:36 WIB

Tak Hanya Jaga Keamanan, Prajurit Yonif TP 810/BEM Perkuat Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Jaga Rasa Aman Warga, Prajurit Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya