JAYAPURA,Papuaterdepan.com– Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Jayapura diarahkan untuk tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi ruang yang memperkuat kebersamaan umat Islam serta membangun sinergi dengan pemerintah dan lembaga keagamaan.
Dorongan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura, Ani Matdoan, saat menghadiri rapat finalisasi kepengurusan PHBI Kota Jayapura di Cafe Jimbaran, Holtekam, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Ani, keberadaan PHBI menjadi penting karena berbagai peringatan hari besar Islam melibatkan banyak unsur. Karena itu, diperlukan wadah koordinasi yang mampu menyatukan komunikasi dan langkah antarorganisasi maupun lembaga yang terlibat.
“PHBI adalah wadah umat Islam bersama pemerintah dan semua lembaga keagamaan dalam melaksanakan kegiatan keagamaan di Kota Jayapura,” ujar Ani.
Ia mengatakan kepengurusan PHBI harus mampu membangun pola kerja yang terkoordinasi sehingga setiap agenda keagamaan dapat dipersiapkan dengan matang. Hal tersebut dinilai penting agar kegiatan yang dilaksanakan tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
Ani juga mengingatkan pengurus untuk mengedepankan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas. Menurut dia, kekuatan PHBI terletak pada kemampuan seluruh unsur untuk bekerja bersama dalam mendukung kegiatan keagamaan.
“Koordinasi dan kebersamaan harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Dengan komunikasi yang baik, pekerjaan akan lebih mudah dan terarah,” katanya.
Rapat finalisasi tersebut diikuti seluruh jajaran pengurus PHBI Kota Jayapura. Pertemuan dimanfaatkan untuk membahas penyempurnaan kepengurusan sekaligus mempersiapkan langkah organisasi dalam menjalankan berbagai agenda hari besar Islam.
Kemenag Kota Jayapura menilai penguatan PHBI juga memiliki arti penting dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis. Kegiatan hari besar Islam dapat menjadi ruang mempererat ukhuwah, memperkuat kepedulian sosial, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan.
Dalam konteks Kota Jayapura yang memiliki keberagaman masyarakat, kegiatan keagamaan juga diharapkan tetap berjalan dengan semangat toleransi dan kebersamaan.
Ani berharap kepengurusan PHBI yang telah difinalisasi mampu menjalankan amanah secara konsisten dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.
Dengan koordinasi yang semakin kuat, PHBI Kota Jayapura diharapkan dapat menghadirkan berbagai kegiatan hari besar Islam secara lebih terencana sekaligus memperkuat peran umat dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan yang rukun di Kota Jayapura.(Rilis)









