Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com– Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua mengajak seluruh umat beragama di Papua Raya memperkuat semangat persatuan melalui doa bersama bagi bangsa dan negara.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan yang akan berlangsung secara nasional pada 1 Agustus 2026 di Jakarta. Menurutnya, peran doa tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan keagamaan, tetapi juga memiliki makna strategis dalam menjaga harmoni sosial di tengah kemajemukan Indonesia.

“Bangsa Indonesia lahir dan bertumbuh dalam keberagaman. Karena itu, nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan harus terus dirawat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui doa yang dipanjatkan bersama untuk keselamatan bangsa,” kata Klemens.

Ia menilai peringatan kemerdekaan merupakan momentum untuk membangun rasa syukur atas perjalanan bangsa sekaligus memperkuat optimisme menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga oleh dukungan moral dan spiritual seluruh masyarakat.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua Tanam Pohon di Pulau Mansinam, Gaungkan Pesan Ekoteologi dan Pelestarian Alam

Klemens menjelaskan bahwa setiap agama mengajarkan pentingnya doa sebagai sarana memohon petunjuk, kekuatan, dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Nilai tersebut, kata dia, menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan bangsa di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan global yang terus berkembang.

“Ketika masyarakat dari berbagai latar belakang agama bersama-sama mendoakan bangsa, sesungguhnya kita sedang memperkuat semangat kebangsaan dan mempererat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” ujarnya.

Menurut Klemens, Papua selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan. Karena itu, momentum doa kebangsaan diharapkan semakin memperkokoh komitmen masyarakat Papua untuk menjaga perdamaian serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Ia juga mengajak para tokoh agama untuk terus menjadi teladan dalam menyebarkan pesan-pesan persatuan, kedamaian, dan moderasi beragama kepada umat. Peran tokoh agama dinilai sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis di tengah masyarakat.

Baca Juga :  LKC Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Kesehatan, Tingkatkan Akses Layanan di Keerom

“Kita ingin kemerdekaan ini tidak hanya dirayakan dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi bersama tentang bagaimana menjaga Indonesia tetap utuh, damai, dan sejahtera,” katanya.

Kanwil Kemenag Papua berharap semangat doa kebangsaan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berkontribusi sesuai bidang masing-masing dalam membangun bangsa. Dengan sinergi antara ikhtiar, kerja nyata, dan doa, Indonesia diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan serta mewujudkan cita-cita kemerdekaan bagi seluruh rakyat.

“Dari Papua, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik bagi Indonesia. Semoga bangsa ini terus diberi persatuan, keamanan, dan kesejahteraan menuju masa depan yang lebih maju,” tutup Klemens.(Rilis)

Berita Terkait

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama
PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar
Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan
BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:03 WIB

Bangun Kedekatan dengan Warga, Yonif TP 810/BEM Serap Aspirasi Masyarakat Doyo Lama

Kamis, 5 November 2026 - 10:51 WIB

PT AMJ Tunda Kenaikan Tarif Air 2027, 54 Persen Pelanggan Belum Tertib Membayar

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Rabu, 4 November 2026 - 13:17 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya