Jayapura, Papuaterdepan.com- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menggandeng Halal Center IAIN Fattahul Muluk Papua dan Saga Group untuk mematangkan persiapan sosialisasi program Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 di wilayah setempat.
Anggota Satuan Tugas (Satgas) Halal Kanwil Kemenag Provinsi Papua Aminah di Jayapura, Senin,(1/6), mengatakan koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk mematangkan skema sosialisasi lapangan agar dapat menjangkau pelaku usaha secara maksimal.
“Peluncuran atau kick-off program WHO dijadwalkan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia pada 4 Juni 2026 secara daring dan luring. Setelah itu, kegiatan sosialisasi langsung kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Papua akan dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026,” kata Aminah yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Urusan Agama Islam (Urais) dan Bina Syariah Kemenag Papua.
Menurut Aminah, pemilihan hari Sabtu ditujukan agar sosialisasi dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan masyarakat. Adapun beberapa lokasi strategis yang disiapkan antara lain kawasan Car Free Day (CFD), pusat perbelanjaan Saga, dan Mega.
Sementara itu, Ketua Halal Center IAIN Fattahul Muluk Papua Ika Putra Wiratama menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh sosialisasi tersebut melalui penerjunan tim ke lapangan. Kegiatan akan dimulai dari kawasan CFD pada pagi hari, kemudian dilanjutkan ke sejumlah pusat perbelanjaan dan pusat aktivitas UMKM.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM bahwa sertifikasi halal memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas produk dan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dipasarkan,” ujar Ika.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) sekaligus General Manager (GM) Saga Group Harris Manuputty menyambut baik inisiatif kolaboratif tersebut. Menurut dia, program ini menjadi ruang edukasi yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha.
“Bagi UMKM yang belum mengurus sertifikasi halal atau masih belum memahami prosesnya, kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat baik untuk mendapatkan informasi dan pendampingan. Pada akhirnya, produk yang dihasilkan akan lebih berkualitas dan lebih dipercaya oleh konsumen,” kata Harris.
Rapat koordinasi dan pematangan program WHO 2026 tersebut berlangsung di Restoran Saga Abepura, Jayapura, dengan dihadiri oleh jajaran Satgas Halal Papua, akademisi, serta perwakilan pelaku usaha ritel daerah.(Rilis)









